
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memastikan semua siswa yang tidak lolos dalam seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri bisa mendapatkan sekolah.
“Semalam saya sudah jumpa dengan orangtua calon siswa, dan saya sampaikan semua akan ditampung dengan cara penambahan siswa per kelas hingga belajar dua sif,” kata dia saat dijumpai di Kantor Graha Pena Batamcenter, Rabu (6/7).
Ia menjelaskan pertemuan dengan orangtua ini masih akan berlangsung. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adalah memastikan semua anak-anak ini mendapatkan hak pendidikan, dan tidak ada yang putus sekolah.
Rudi menyampaikan kepada orangtua calon siswa, bahwa dalam menambah atau meningkatkan jumlah siswa per kelas, atau menambah ruang kelas baru harus memperhatikan beberapa hal.
Pertama kemampuan ruang kelas, kedua ketersediaan tenaga guru. Pihaknya tidak boleh memaksakan semua siswa yang tidak lulus di satu sekolah untuk ditampung semua. Penambahan jumlah siswa juga tidak boleh dipaksakan. Karena hal ini bisa mengganggu proses belajar dan mengajar.
“Jadi akan diatur oleh Disdik dan sekolah. Siswa tetap bisa bersekolah di sekolah negeri. Nanti akan didistribusikan siswa ini ke sekolah yang masih bisa menampung siswa. Karena kalau semua kita paksakan maka tidak baik dampaknya terhadap pendidikan,” ujarnya.
Siswa yang sudah diterima di satu sekolah, diminta untuk tetap memilih sekolah tersebut. Sedangkan sisanya ini yang akan diselesaikan. Berdasarkan laporan yang diterima siswa yang melamar di sekolah A malah diterima di sekolah B.
“Kalau uang kasus begini, saya minta teruskan saja belajarnya di sekolah yang sudah menerima siswa tersebut. Kalau harus memaksa ke sekolah A juga tentu tidak bisa, sebab keterbatasan daya tampung tadi,” jelasnya.
Ia bersyukur setelah bertemu dengan orangtua calon siswa, perlahan persoalan siswa yang tidak lolos seleksi terselesaikan. Menurutnya, masalah ini hanya perlu dibicarakan. Sehingga ada titik terang untuk penyelesaiannya.
Mengenai orangtua calon siswa tingkat SMA yang tidak lolos seleksi PPDB beberapa waktu lalu, Rudi mengatakan Pemerintah Kota Batam akan meneruskan kepada Wakili Gubernur Kepri, untuk disampaikan kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
“Kemarin mereka ke kantor, dan menyampaikan masalahnya. Saya berharap ada jalan dan solusi bagi 80 orang siswa tersebut. Nanti akan disampaikan juga kepada Disdik Kepri, bahwa di Batam ini ada juga siswa yang tidak diterima, dan tentu kita berharap solusinya,” terang Rudi. (*)
Reporter : YULITAVIA



