Kamis, 9 April 2026

Wali Kota Batam Ungkap Alasan Pemberlakuan PPKM Level III Saat Libur Nataru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), merupakan langkah dini dalam mencegah terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di Kota Batam.

Meskipun kasus saat ini landai, namun tetap harus waspada, terutama saat libur Nataru 2022. Karena lanjutnya diperkirakan ada lonjakan migrasi masyarakat.

Ia menegaskan pengetatan aturan ini berdasarkan surat yang dikeluarkan tim Satgas Covid-19 dalam mengendalikan penyebaran virus Covid-19. Terkait pemberlakuan pengetatan aturan tersebut, ia mengungkapkan akan mengacu pada surat edaran yang telah ada sebelumnya.

“Saya rasa semua sudah paham. Apa yang boleh dan tidak saat pemberlakuan PPKM level III. Intinya tujuannya baik, karena kita tidak mau ada lonjakan kasus saat Nataru nanti,” imbuhnya.

Menurutnya, PPKM level 3 tidak saja berlaku untuk pengetatan di sektor transportasi. Pembatasan kapasitas dan lainnya juga bisa diterapkan kembali. Seperti mengurangi kapasitas atau daya tampung kafe, tempat makan, ruangan pertemuan, masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya.

“Lebih jelasnya saya tunggu dulu surat dari pusat. Karena kita sudah pernah mengalami PPKM level III sebelumnya. Jadi saya rasa tidak ada masalah, karena tujuannya baik dan benar,” ujarnya.

Hal ini kata dia, juga berlaku sama bagi pembukaan pintu masuk dari Singapura yang rencananya akan dibuka 29 November mendatang. Berdasarkan informasi yang baru, tidak ada karantina yang diberlakukan bagi warga negara Indonesia yang akan masuk ke Singapura.

“Kalau untuk masuk ke Batam saya masih menunggu dari pusat,” tambahnya.

Untuk kesiapan Batam, sudah cukup baik. Berbagai fasilitas untuk menyambut wisman sudah disiapkan sejak awal tahun ini. Mengenai karantina selama tiga hari yang diberlakukan untuk wisman, belum ada informasi lanjutan.

“Kalau pelabuhan sudah siap. Tinggal pilih saja pelabuhan mana yang akan menjadi pintu masuk bagi kedatangan wisman ini,” tambah Rudi.

Reporter : Yulitavia

UPDATE