
batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memberi peringatan tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Memasuki 2026, ia menegaskan tidak ada lagi ruang bagi pola kerja seremonial tanpa hasil.
Pesan itu disampaikan Amsakar usai memimpin apel bersama ribuan ASN Pemko Batam di Alun-alun Engku Putri, Batam Center, Senin (5/1) pagi.
“Pendekatan OPD kepada pimpinan harus berbasis unjuk kerja, bukan unjuk muka. Sebentar-sebentar nongol, tapi tidak ada yang dikerjakan. Model begitu tidak laku bagi kita,” tegas Amsakar kepada Batam Pos usai apel itu
Menurutnya, capaian positif Batam sepanjang 2025 mulai dari tingginya realisasi investasi domestik dan asing hingga apresiasi Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilan menekan angka kemiskinan tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri.
Ia menilai, capaian tersebut justru harus menjadi pemantik agar seluruh OPD bekerja lebih keras, lebih terukur, dan lebih bertanggung jawab di tahun 2026.
“Semua itu hanya motivasi. Bukan untuk berbangga diri, tapi untuk mempersembahkan kerja yang jauh lebih baik di 2026,” ujarnya.
Amsakar meminta 2026 dijadikan momentum pembenahan menyeluruh. Kesalahan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, kata dia, harus dijadikan bahan evaluasi, bukan diulang kembali.
“Kalau kemarin banyak hal yang salah, betulkan di 2026. Kalau kemarin banyak persepsi negatit yang terbangun ya harus berikhtiar melakukan kegiatan yang positif di 2026 ini,” katanya.
Dalam arahannya, Amsakar juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan menolak keras praktik ego sektoral di tubuh birokrasi. “Tidak boleh ada ego sektoral. Semua OPD harus bergerak bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh OPD segera menggesa perencanaan program 2026 sejak awal tahun. Mulai dari penunjukan pejabat teknis, kesiapan administrasi, hingga pengelolaan anggaran harus dipastikan matang agar tidak ada kegiatan yang tersendat atau mangkrak di tengah jalan.
Terkait persoalan kebersihan, Amsakar memastikan tim task force persampahan yang telah dibentuk akan tetap bekerja hingga Mei 2026 guna memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menutup arahannya, Amsakar kembali menegaskan pentingnya disiplin, integritas, moral, dan etika bagi seluruh ASN Pemko Batam.
“Jaga integritas, jaga moral, jaga etik. Yang kami inginkan bukan sekadar laporan, tapi persembahan kerja terbaik dari masing-masing OPD untuk Kota Batam,” kata dia.(*)



