
batampos – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi aman. Namun, ia menegaskan distribusi hingga ke daerah kepulauan menjadi perhatian utama pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Yuliot saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Kepri. Ia mengatakan, pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tersedia dan dapat dirasakan merata oleh masyarakat.
“Kunjungan ke Kepri ini untuk melihat langsung ketersediaan BBM, termasuk cadangan minimal serta bagaimana distribusinya sampai ke masyarakat,” ujar Yuliot saat di VVIP Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (1/4).
Menurutnya, kondisi geografis Kepri yang terdiri dari wilayah kepulauan membuat setiap daerah memiliki karakteristik berbeda. Hal ini berdampak pada sistem distribusi energi, khususnya ke daerah yang jauh dari fasilitas utama.
Baca Juga: Polisi Perketat Pemantauan SPBU dan Pasar, Pastikan Tak Ada Panic Buying
“Setiap daerah di Kepri itu berbeda. Ada wilayah yang cukup jauh dari fasilitas terpadu. Nah, ini yang harus kita pastikan, bagaimana masyarakat tetap bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah pusat berkomitmen menjamin ketersediaan BBM di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil. Namun demikian, distribusi yang tepat dan merata tetap menjadi tantangan yang harus diantisipasi.
“Kami harus memastikan dari sisi ketersediaan sampai distribusi benar-benar diterima masyarakat,” tegasnya.
Saat ditanya terkait jaminan pasokan BBM di Kepri, Yuliot menegaskan bahwa pemerintah menjamin ketersediaannya. Meski begitu, ia masih akan melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh.
“Untuk pasokan, kami jamin. Tapi saya tetap akan cek langsung ke lapangan,” ujarnya.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Batam 1,39 Juta Jiwa, Kebanyakan Laki-laki
Dalam kunjungan tersebut, Yuliot dijadwalkan meninjau sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Karimun dan daerah lain di sekitar Kepri, guna melihat langsung kondisi distribusi BBM di lapangan.
“Kami berharap dengan pemantauan langsung ini, distribusi BBM di wilayah kepulauan dapat semakin optimal dan merata, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan berarti,” pungkasnya.(*)



