Minggu, 29 Maret 2026

Wanita Berniat Akhiri Hidup, Digagalkan Pengemudi Ojek di Tengah Jalan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban saat dibawa ke Pos Pam 909 K Square untuk meminta bantuan polisi. (F.Istimewa)

batampos – Niat nekat seorang wanita berinisial C, 21, untuk mengakhiri hidupnya di Jembatan 1 Barelang berhasil digagalkan di tengah perjalanan. Aksi tersebut urung terjadi berkat kepekaan seorang pengemudi ojek online yang kemudian berkoordinasi dengan polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis lalu. Saat itu, C memesan ojek online dari kawasan Bengkong Sadai dengan tujuan Jembatan Barelang.

Namun di tengah perjalanan, pengemudi mulai merasa ada yang tidak beres. Ia mendengar korban berbicara melalui telepon dengan nada penuh tangis dan emosi, bahkan sempat mengucapkan kalimat agar dirinya tidak dicari.

“Pengemudi mendengar percakapan korban yang menunjukkan kondisi emosional tidak stabil, disertai tangisan dan pernyataan agar tidak dicari,” ujar Kepala Pos Pengamanan Jembatan 1 Barelang, Iptu Anwar Aris.

Baca Juga: Polisi Imbau Warga Tidak Nekat Ambil Jalan Pintas dengan Bunuh Diri saat Ada Masalah

Menyadari situasi tersebut, pengemudi ojek online itu mengambil keputusan cepat. Ia tidak melanjutkan perjalanan ke tujuan, melainkan membawa korban ke Pos Pam 909 K Square untuk meminta bantuan polisi.

Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pendekatan persuasif. Korban dibujuk agar mengurungkan niatnya dan berhasil ditenangkan.

“Langkah ini merupakan upaya preventif agar korban tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya,” kata Aris.

Tak hanya itu, polisi juga segera menghubungi pihak keluarga dan rekan korban agar dapat memberikan pendampingan lebih lanjut. Dari keterangan awal, korban diduga mengalami tekanan emosional akibat persoalan pribadi.

“Pengakuannya karena putus cinta. Korban kemudian kami serahkan kepada rekan-rekannya untuk dibawa kembali ke kediaman keluarga,” ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Awal 2026 Jadi Alarm Kesehatan Mental di Batam

Kasus ini menambah daftar percobaan bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang yang belakangan cukup sering terjadi. Sepanjang awal tahun 2026, tercatat sudah empat kejadian serupa.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengatakan pihaknya telah meningkatkan patroli di kawasan tersebut sebagai langkah pencegahan.

“Patroli dilakukan rutin, termasuk memberikan imbauan kepada pengunjung agar tidak melewati pagar pembatas,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga menggandeng Ditpam BP Batam dan pedagang sekitar untuk ikut mengawasi aktivitas di lokasi.

“Kami minta jika ada hal mencurigakan, segera lakukan tindakan penyelamatan atau hubungi petugas,” tutup Husnul.(*)

UPDATE