
batampos – Kasus kematian seorang wanita muda bernama Bela di kamar indekos Blok VI, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, mulai terungkap. Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin membeberkan kronologi dan hasil penyelidikan awal terkait dugaan pembunuhan tersebut.
Kapolresta menjelaskan, korban diduga meninggal dunia pada 16 Desember 2025. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, yang saat itu tinggal sekamar bersama korban.
Peristiwa ini baru terungkap dua hari kemudian, tepatnya pada 18 Desember 2025. Saat itu, rekan kerja korban curiga karena Bela tidak masuk kerja dan tidak bisa dihubungi. Rekan korban kemudian mendatangi kamar kos korban untuk memastikan kondisinya.
Baca Juga: Wanita Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Lubukbaja, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Setibanya di lokasi, kamar kos korban diketuk namun tidak ada jawaban. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tertutup selimut dan sudah tidak bernyawa.
“Kami menemukan kondisi korban dengan leher terlilit pakaian dan terdapat darah berceceran di dalam kamar. Dari temuan awal, korban diduga meninggal akibat dicekik,” ungkap Kombes Pol Zaenal Arifin.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial P. Pelaku ditangkap di kawasan Nagoya, tempat tinggalnya, beberapa jam setelah jenazah korban ditemukan dan dievakuasi oleh petugas.
Kapolresta menyebutkan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Berdasarkan keterangan awal, saat kejadian pelaku dan korban berada berdua di dalam kamar. Terjadi cekcok yang dipicu ucapan korban yang menyinggung perasaan pelaku hingga memicu emosi sesaat.
“Hubungan korban dan pelaku adalah pacaran. Usia keduanya juga tidak jauh berbeda, korban berusia 27 tahun, sementara pelaku 28 tahun,” jelas Kapolresta.
Baca Juga: Beraksi 5 Tahun dan Rugikan Korban Rp1,1 Miliar, Spesialis Perampok Nasabah Bank Dibekuk
Korban diketahui bekerja sebagai karyawati di salah satu rumah makan di kawasan Nagoya, Batam. Sehari-hari korban tinggal di kamar kos tersebut bersama pelaku sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Hingga kini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk keperluan pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian juga masih berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses pemulangan dan pemakaman jenazah, sekaligus melengkapi proses hukum terhadap pelaku. (*)



