
batampos – Sejumlah masyarakat Kota Batam mengeluhkan tagihan air PAM yang naik selama beberapa bulan terakhir. Padahal pemakaian air sama dengan bulan-bulan sebelumnya.
Novi, warga Nongsa mulai menyadari tagihan air PAM di rumahnya naik sejak tiga bulan terakhir. Dimana sebelumnya, rata-rata tagihan air berkisar Rp 60-65 ribu per bulan.
“Tiga bulan belakangan naik, awalnya Rp 90 ribuan, kemudian Rp 100 ribuan, bulan ini naik lagi jadi Rp 118,” ujarnya.
Menurut Novi, pemakaian di rumah hampir sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Karena itu, ia bingung kenapa tagihan air di rumahnya terus naik.
“Apa ada kenaikan tarif air ya, makanya tagihan naik terus,” imbuh Novi.
Hal senada diungkapkan Icha warga Nongsa yang juga merasa tagihan air di rumahnya naik.
“Tiga bulan terakhir tagihan air naik, biasanya cuma Rp 50-55 ribuan, bulan lalu naik jadi Rp 93 ribu. Tak ada tamu dan lainnya, tapi tagihan air naik,” terang Icha.
Ia juga mengeluhkan kualitas air yang tiba-tiba keruh dan berbusa. Namun kata dia, kondisi air ini tak terjadi setiap hari.
“Kadang air putih dan berbusa. Kadang bersih,” ujarnya.
Sementara, Mulyana warga Batamcenter juga mengakui tagihan air di rumahnya naik dari biasa. Namun memang naiknya tak terlalu signifikan.
“Naik juga, cuma naiknya tak banyak. Beberapa belas ribu saja,” terang Mulyana.(*)
Reporter: Yashinta



