
batampos – Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, memberikan tips untuk pencegahan wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Ia mengatakan, untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) masyarakat harus melakukan 3M plus.
“Yaitu menguras, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang barang bekas serta aktivitas lainya yang dapat mencegah gigitan nyamuk dan berkembangnya jentik-jentik nyamuk,” ujarnya.
Ia menjelaskan, demam berdarah memiliki sejumlah gejala bagi penderitanya. Di antaranya, demam tinggi mendadak dengan suhu di atas 38 derajat Celcius, timbul bintik-bintik merah di kulit, sakit kepala, nyeri saat menggerakan bola mata, mudah gelisah dan nyeri punggung.
Kemudian badan terasa lemah dan lesu, ujung tangan dan kaki berkeringat, muntah, kadar trombosit turun hingga 100.000/mm3, terkadang disertai mimisan dan buang air besar bercampur darah hingga ulu hati terasa nyeri.
“Jika merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke puskesmas,” katanya.
Dijelasnya, dalam memberantas DBD ini perlu adanya peran aktif masyarakat. Semisal perilaku hidup bersih dan sehat, menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk aedes aegypti.
“Tidak ketinggalan juga penyuluhan ke masyarakat dalam menggalakan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program Gerakan 1 rumah 1 jumantik,” pungkasnya.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



