Kamis, 2 April 2026

Warga Batam Terima Bantuan BLT Minyak Goreng

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) bersama rombongan Komisi VIII DPR RI menyalurkan bantuan sosial PKH dan BPNT sembako dan BLT Minyak Goreng di Dataran Engku Putri. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Ribuan warga Batam menerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. Pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp 8 milyar lebih untuk 28.972 penerima manfaat. Masing-masing warga mendapatkan Rp 500 ribu untuk program BLT minyak goreng ini.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan bantuan minyak goreng ini diberikan pemerintah, bertujuan untuk membantu masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan minyak goreng. “Ini bentuk perhatian Pak Presiden untuk warga membantu warga. Karena sekarang harga minyak masih mahal. Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan,” kata dia saat menghadiri penyerahan BLT minyak goreng di Dataran Engku Putri, Selasa (19/4).

Selain BLT minyak goreng, juga dilakukan penyerahan bantuan Rp 15 miliar lebih untuk 18.866 penerima keluarga harapan, dan BPNT. Bantuan ini langsung ditransfer disalurkan melalui PT. Pos Indonesia.

Rudi mengatakan ke depan angka kemiskinan di Batam bisa terus menurun. Upaya pemerintah untuk menyejahterakan dan membangkitkan perekonomian menjadi target ke depannya.

“Semakin turun orang miskin tentu semakin memperlihatkan kesuksesan daerah dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, mengatakan setiap tahunnya pemerintah menggelontorkan Rp 43 triliun untuk membantu keluarga yang tidak mampu. “Sekarang penerima PKH 10 juta keluarga dengan jumlah anggaran Rp 43 Triliun. Belum lagi BLT, belum lagi BPNT,” katanya.

Ia mengimbau warga untuk tidak bergantung dari bantuan yang diberikan pemerintah. Warga didorong untuk membuka usaha sendiri demi membangkitkan perekonomian keluarga. Sehingga berhenti sebagai penerima bantuan pemerintah.

“Ke depan itu merupakan tugas pokok semua baik pusat hingga daerah,” ujarnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE