
batampos – Gas 3 kilogram atau gas melon di kawasan Batuaji saat ini sulit ditemukan. Kelangkaan ini sudah terjadi sejak sepekan belakangan.
Asril, pedagang disekitar Perumahan Permata Puri mengatakan akibat kelangkaan ini, ia terpaksa membeli gas di kios.
“Sudah sepekan mulai susah dapat gas di pangkalan. Saya beli di kios dekat sini,” ujarnya, Jumat (21/11).
Baca Juga: PMI Ilegal Hendak Dikirim ke Vietnam, Polisi Tangkap Dua Perekrut di Batam dan Sukabumi
Ia mengaku mendapatkan gas di kios dengan harga yang jauh dari HET atau mencapai Rp25 ribu.
“Terpaksa beli untuk usaha. Tapi harga jualan makanan tetap sama, jadi tipis untungnya,” katanya.
Hal senada dikatakan Yuni, warga Senawangi, BatuajiZ Ia mengaku kesulitan memasak karena langkanya gas ini.
“Saya juga beli di kios harganya mahal. Di pangkalan langsung habis,” katanya.
Baca Juga: APBD Batam 2026 Lebih Rendah dari Rancangan, Ini Rinciannya
Ia berharap pasokan gas ke warga ini bisa segera diatasi. Selain itu, ia meminta pihak terkait untuk langsung mengecek penyebab kelangkaan gas ini.
“Takutnya memang sengaja disembunyikan supaya harganya tinggi. Karena di beberapa kios tetap ada stoknya,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



