
batampos – MU, 33, warga Belakangpadang yang mencoba bunuh diri dengan menyayat leher dan pergelangan tangan di toilet pria Pelabuhan Pengumpan Sekupang diduga stres karena kalah judi online slot. Beruntung dirinya cepat ditemukan warga, sehingga nyawanya terselamatkan setelah dilarikan ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RS BP) Batam.
“Pertama kali kami temukan kondisinya sudah lemas. Kami langsung lapor ke Airud dan Polsek KKP,” kata Ndin, seorang porter pelabuhan yang mengetahui peristiwa itu, Sabtu (16/9).
Baca Juga: Dua Rumah Terbakar di Bengkong, Bayi dan Ibu Hamil Selamat
Dari informasi yang berhasil dihimpun, MU nekat mencoba mengakhiri hidupnya lantaran tidak bisa mengembalikan uang perusahaan sebesar Rp 10 juta yang terpakai. Uang tersebut telah habis ia pakai untuk bermain judi online slot.
“Katanya seperti itu, uang perusahaan habis terpakai. Stres, lalu coba bunuh diri,” tambah Amin, warga sekitar pelabuhan.
Pria yang bekerja di perusahaan ekpedisi itu disebut nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara menyayat leher dan tangannya sendiri menggunakan sebuah pisau. Dari tempat kejadian, polisi mengamankan satu cutter warna merah yang dipakai Mu untuk menyayat leher dan pergelangan tangannya.
“Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Amin.
Baca Juga: Polisi Bantah Panggil Ustaz Abdul Somad Terkait Bentrokan di Rempang
Sementara itu di rumah sakit MU masih mendapatkan perawat medis dokter. Alat bantu pernapasan masih terpasang di hidungnya. Begitu juga luka sayatan di leher dan pergelangan tangan masih tertutup perban. “Iya, masih dirawat di RSBP, ” ujar Asisten Manager Yanmed RSBP, dr. Ade, Senin (18/9).
Seperti diketahui, suasana di Pelabuhan Pengumpan Sekupang mendadak geger. Pasalnya, seorang pria ditemukan bersimbah darah di toilet pria pelabuhan tersebut. Di leher dan pergelangan tangannya ada luka sayat. Pria ini coba bunuh diri karena yang perusahaannya dipakai untuk main judi slot. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



