
batampos – Jajaran Polsek Bengkong melaksanakan program Minggu Kasih bersama komunitas umat Kristiani, Minggu (24/9). Kegiatan ini dengan menyambangi Gereja HKBP Estomihi dan dihadiri 250 orang jemaat.
Dalam kegiatan ini jemaat gereja menyampaikan beberapa keluhan dengan situasi wilayah Bengkong. Salah satunya masih maraknya kenakalan remaja.
“Tingkat kenakalan remaja sangat banyak di Bengkong. Apakah dirubah undang-undangnya karena anak susah dipenjara,” ujar Ketua RW 11 Tanjung Buntung, Bernadus Situmorang.
Baca Juga: 2 Pejabat Polresta Barelang Dimutasi, Ada Satu Kapolsek
Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang dilaksanakan dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek dan juga merupakan program lanjutan Quick Wins Presisi.
“Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi bersama masyarakat khususnya Komunitas Umat Kristen,” katanya.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Doddy meminta peran aktif orangtua untuk mengawasi anak-anaknya. Seperti membatasi anak untuk tidak keluar pada jam malam.
“Sejarahnya peradilan anak itu ingin melindungi anak anak kita yang terimbas pergaulan bebas. Karena didalam penjara tidak ada efek jera nya apalagi dalam perbincangan didalam penjara akan menambah ilmu,” ungkapnya.
Baca Juga: Dinkes Catat Ada 192 Kasus Flu Singapura di Batam, Ini Gejalanya
Doddy jug mengimbau jemaat Gereja untuk tetap menjaga situasi kawasan Bengkong agar tetap kondusif.
“Apabila ada permasalahan terkait kamtibmas, saran, kritik dan masukan yang membangun kepada kami Polsek Bengkong silahkan nanti di sampaikan untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.
Diketahui, kenakalan remaja di Bengkong selalu dikeluhkan warga setiap pekannya kepada polisi. Anak-anak dikawasan tersebut kerap terlibat aksi kriminal, seperti pencurian hingga pencabulan. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



