Rabu, 4 Februari 2026

Warga Kesulitan Cari isi Ulang Gas 12 Kg, Ternyata …

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos.co.id – Isi ulang tabung gas 12 kilogram (kg) warna biru ternyata sudah ditarik dari peredaran Kota Batam. Alhasil, warga yang memiliki tabung gas tersebut tak bisa lagi untuk isi ulang.

Seperti yang dialami beberapa warga yang harus berkeliling beberapa daerah Batam untuk mendapatkan isi ulang tabung tersebut. Ternyata perjuang itu berakhir kecewa, karena pangkalan dan SPBU tak lagi menyediakan isi ulang tabung 12 kg warna biru.

“Sudah muter-muter Batam cari isi ulang tabung 12 kg, hasilnya nihil,” ujar Saiful warga Batam Center, kemarin.

Dikatakannya, beberapa pangkalan dan SPBU yang ia datangi mengatakan tabung gas 12 Kg warna biru sudah ditarik dari peredaran. Sehingga isi ulang tabung gas tersebut tak dilayani lagi.

“Sudah ditarik dari peredaran, ganti dengan tabung gas 12 kg warna pink. Saya sudah cari sampai pom bensin juga, jawabannya sama,” terang Saiful.

Menurut pedagang pangkalan dan SPBU, isi ulang tabung gas 12 kg warna biru itu sudah ditarik sejak Oktober lalu. Namun ia yang kehabisan isi ulang tabung gas, baru mengetahui kemarin.

“Jujur saya tak tahu karena gas di rumah baru habis. Katanya sudah dari Oktober ditarik,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap ada solusi diberikan untuk Masyarakat yang masih memiliki tabung tersebut. Misalnya, tukar tabung dengan yang warna pink.

“Di pangkalan dan SPBU tak diterima tabung biru, mungkin ada solusi dari pihak (Pertamina) terkait. Karena tak mungkin kami simpan tabung ini,” jelasnya.

Hal senada dirasakan Suci warga Bengkong yang juga kesulitan mencari isi ulang tabung gas 12 kg warna biru. Ia mengaku terpaksa beralih ke isi ulang tabung gas 5,5 kg.

“Keliling cari isi ulang tabung 12 kg warna biru tak ketemu, katanya tak ada lagi isi ulang tabung biru, diganti tabung warna pink,” ungkap Suci.

Sementara itu, Pertamina belum bisa dikonfirmasi terkait apakah benar tabung gas 12 kg warna biru ditarik dari peredaran. (*)

 

Reporter : Yashinta

 

Update