Sabtu, 24 Januari 2026

Warga Legenda Malaka Tolak Lokasi Pembuangan Sampah Liar di Persimpangan Dekat SMPN 12

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Spanduk penolakan warga. f. syaban

batampos – Warga Legenda Malaka, Batam Centre, menolak keras area persimpangan dekat Masjid Kuba dan SMP Negeri 12 Batam dijadikan tempat pembuangan sampah. Selama ini, lokasi tersebut kerap dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga yang berserakan hingga ke tepi jalan, menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu lingkungan sekitar.

Asrul, salah seorang warga Legenda Malaka, mengatakan warga sudah memasang poster pemberitahuan dan penolakan di area tersebut sejak tiga hari terakhir. “Sudah tiga hari kami pasang poster supaya orang jangan lagi buang sampah di sini. Ini bukan tempat pembuangan sampah,” ujarnya kepada Batam Pos, Selasa (12/11).

Menurutnya, meski warga sudah berkali-kali mengingatkan, masih ada oknum yang datang menggunakan motor dan membuang sampah sembarangan di persimpangan itu.

BACA JUGA: Lapor Pak Wali, Jalan di Tanjung Riau Dipenuhi Sampah

“Biasanya mereka buang cepat-cepat, habis itu kabur. Makanya kami pasang tali pembatas di jalan supaya tidak bisa lagi masuk seenaknya,” kata Asrul.

Sebelumnya, warga setempat juga sempat berdiskusi untuk mencari solusi permanen agar masalah ini tidak berulang.
Menurut Asrul, warga bersama RT dan RW sepakat untuk memindahkan lokasi penampungan sampah (bin kontainer) ke kawasan Kampung Air, yang lokasinya tidak jauh dari Legenda Malaka.

“Karena di persimpangan ini selain bau, juga mengganggu pengguna jalan. Kami khawatir bisa menimbulkan penyakit. Jadi warga sepakat pindahkan bin-nya ke Kampung Air,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos di lokasi, Selasa (12/11), terlihat sebagian jalan di sekitar persimpangan telah dipasangi tali pembatas oleh warga.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah pengendara membuang sampah sembarangan. Akibatnya, arus kendaraan sementara hanya bisa melalui satu lajur. (*)

Reporter: M Syaban

Update