
batampos – Kondisi kabel telekomunikasi dan jaringan WiFi yang tidak tertata rapi kembali menjadi sorotan warga. Situasi ini kini banyak ditemukan di kawasan permukiman Nagoya dan Jodoh, dengan kabel-kabel bergantungan rendah di tiang listrik hingga mengganggu estetika lingkungan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kabel-kabel tersebut tampak menjuntai ke bawah dan saling bertumpuk tanpa penataan yang jelas. Kondisi paling mencolok terlihat di kawasan permukiman Jodoh Permai, di mana sejumlah kabel bahkan berada sangat dekat dengan badan jalan.
Selain merusak pemandangan, kabel yang terlalu rendah ini dinilai berbahaya bagi pengendara, khususnya pengendara sepeda motor. Dalam kondisi tertentu, terutama saat lalu lintas padat atau malam hari, kabel yang menjuntai sulit terlihat dan berpotensi menjerat pengendara.
Keluhan pun datang dari warga setempat. Aldi, salah seorang warga Jodoh, mengaku risih dengan kondisi tersebut. Ia menilai, semrawutnya kabel di tiang listrik seolah dibiarkan tanpa pengawasan yang jelas dari pihak terkait.
“Selain jelek dipandang, kabel-kabel ini juga berbahaya. Kalau pengendara tidak hati-hati bisa kena kabel, apalagi motor. Kami berharap segera ada penertiban,” ujar Aldi.
Menurut warga, kondisi kabel yang tidak teratur ini sudah berlangsung cukup lama. Penambahan jaringan baru tanpa penataan ulang membuat kabel lama dan baru saling tumpang tindih, sehingga jumlahnya semakin banyak dan sulit dikendalikan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama operator telekomunikasi segera melakukan penertiban dan penataan kabel secara menyeluruh. Selain demi keindahan lingkungan, langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjamin keselamatan pengguna jalan di kawasan Nagoya dan Jodoh.(*)



