
batampos – Peletakan batu pertama dimulainya pembangunan hunian di tempat relokasi juga disaksikan ratusan masyarakat Rempang yang kampung dan lahan mereka masuk dalam kawasan pengembangan Rempang Eco City.
Sejumlah warga yang dijumpai Batam Pos di lokasi peletakan batu pertama mengaku tak sabaran segera menempati lokasi relokasi tersebut. Merekapun enggan terlalu mempertahankan kampung mereka sebab beranggapan pengembangan kawasan Rempang Eco City ini baik bagi masa depan mereka ke depannya.
Baca Juga: Tipe 45, Rumah Relokasi Warga Rempang Mulai Dibangun
“Tak lah. Mau keras pun nanti digusur juga. Bagus terima saja. Cepatlah bangun biar kami pindah ke kampung baru ini, ” ujar Ijal, warga Pasir Panjang.
Begitu juga dengan Usman, warga Sembulang lainnya mengaku sudah dari awal mendaftarkan diri untuk direlokasi dan mendukung program pengembangan Rempang Eco City ini, sehingga dia berharap agar pembangunan rumah dirampungkan secepatnya.
Agar bisa menempati rumah baru yang dijanjikan bersama fasilitasnya sehingga dia bisa melakukan aktifitas harian secara normal kembali.
Baca Juga: REI Batam: Harga Properti Cenderung Naik, Rumah Bisa Jadi Investasi
“Saya ini nelayan. Ada dikit lahan perkebunan. Selama ini bekerja tak fokus karena belum jelas mau kemana kami. Dengan adanya peletakan batu pertama hari ini, saya berharap pembangunan segera dirampungkan dan kami bisa segara dipindahkan. Biar aman menjalani rutinitas harian saya,” katanya. (*)
Reporter: Eusebius Sara



