
batampos – Sejumlah ruas jalan di Kota Batam kembali dikeluhkan warga karena lampu penerangan jalan umum (PJU) padam pada Selasa (15/7) malam. Titik-titik yang gelap antara lain di sepanjang Simpang Gelael hingga Underpass Pelita, serta dari arah Gogo Supermarket Bengkong menuju Showroom Toyota Batuampar.
Kondisi ini membuat warga resah karena jalanan menjadi gelap gulita dan rawan kecelakaan maupun tindak kriminal.
“Tadi malam gelap sekali dari Simpang Gelael sampai ke bawah underpass Pelita. Sudah sering padam di situ. Kami jadi khawatir kalau lewat malam-malam,” ujar Ardi, warga Lubuk Baja, Rabu (16/7).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Dinda, warga Bengkong. Ia mengatakan, jalur dari Gogo Supermarket menuju Batuampar juga padam dan membahayakan pengendara.
“Dari Gogo ke arah showroom Toyota itu gelap total. Apalagi banyak kendaraan melintas kencang di malam hari, bisa bahaya kalau tidak kelihatan,” katanya.
Warga menduga padamnya PJU disebabkan aksi pencurian kabel yang kembali terjadi. “Jangan-jangan kabelnya dicuri lagi. Sudah beberapa kali kejadian seperti ini sebelumnya,” timpal Andi, warga Batuampar.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk patroli dan memantau kondisi di lapangan.
“Hasil patroli tadi malam, untuk dua lokasi itu sih nyala. Tapi saya sudah minta dicek lagi nanti sore. Apakah memang benar nyala atau mati,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Meski belum bisa memastikan penyebab padamnya lampu, Kukuk mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga dan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan kondisi sebenarnya.
“Terima kasih atas informasinya. Kami akan cek ulang, dan jika memang ada gangguan, segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi pencurian kabel PJU sempat terjadi di sejumlah titik di Batam dan menjadi penyebab utama padamnya lampu jalan. Warga diimbau untuk segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tiang PJU. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



