Selasa, 17 Maret 2026

Warga Tanjunguncang Grebek Gudang yang Diduga Dijadikan Penampungan Motor Curian

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga Tanjunguncang, Batuaji, mengrebek gudang yang diduga dijadikan tempat penampungan motor hasil curian. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Warga Tanjunguncang, Batuaji, mengrebek gudang yang diduga dijadikan tempat penampungan motor hasil curian Minggu (17/7/2022) sekitar pukul 9.30 WIB di kawasan rumah padat penduduk di RT 02/RW 19.

Salah seorang warga dan juga saksi, Kasim, mengatakan, awalnya warga tidak curiga dengan aktivitas beberapa remaja yang kerap seperti sedang membuka dan menyervis motor.

”Saya perhatikan dari teras rumah saudara saya, kok lama-lama dipretelin itu motornya. Lalu, saya samperin ke rumahnya karena tidak jauh dari rumah saudara saya itu,” ujar Kasim.

Ketika ditanya oleh Kasim, alasan remaja tersebut membongkar motor. Remaja itu mengatakan bahwa motor kawannya yang akan segera datang
ke lokasi tersebut. Karena banyak pertanyaan yang dilontarkan ke pelaku, akhirnya pelaku mulai ketakutan dan kabur.

”Pelaku dua orang, mereka akhirnya naik motor dan pergi, waktu saya kejar tapi tidak dapat. Setelah itu, saya panggil RT dan warga setempat,” ujarnya.

Setelah itu, warga memeriksa rumah yang dibuat seperti gudang penyimpanan onderdil motor hasil pretelan tersebut. Ketua RW 19, Ismail, mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung menyelidiki bersama warga.

”Kami menemukan satu unit motor Yamaha Mio yang lagi proses dipereteli di depan rumah kosong,” katanya.

Selain motor, pihaknya juga menemukan kap dan belasan pelat motor. Seperti kap motor Yamaha Vega, Honda Kharisma, Honda Vario dan Yamaha Jupiter dan masih banyak lainnya.

”Kami bongkar ke dalam rumah, banyak sekali kami temukan sparepart motor yang diduga hasil curian disimpan di dalam rumah tersebut,” kata
dia.

Ismail menduga, onderdil itu dijual satu per satu dan kemungkinan remaja tersebut ada jaringannya.

”Atas laporan warga, kurang lebih biasanya anak-anak tanggung pukul 12 malam itu biasanya kumpul di sini nongkrong gitu. Kami tidak curiga. Rupanya kelakuan mereka seperti ini,” sesalnya.

Adapun, pemilik rumah ini sekarang pilih berkebun di wilayah Barelang berkebun.

”Dulu pemilik rumah ini tinggal di sini. Tetapi saat ini anaknya yang di sini. Dugaan sementara, kawan-kawan anaknya yang melakukan ini,” katanya.

Saat ini, pihaknya mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke polisi melalui Babinkamtibmas Aipda Zebua dari Polsek Batuaji. Saat dihubungi Batam Pos, Aipda Yusri Zebua, mengatakan, pihaknya memang menerima laporan temuan tersebut.

”Sudah kami lapor ke Polsek Batuaji yaitu Opsnal Reskrim agar segera ditindaklanjuti,” tuturnya.(*)

Reporter: Dalil Harahap

SALAM RAMADAN