
batampos – Aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan yang kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kapolsek Sagulung, Husnul Afkar, mengatakan lonjakan transaksi dan kebutuhan masyarakat saat Lebaran kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.
“Menjelang Lebaran, kejahatan keuangan cenderung meningkat seiring bertambahnya aktivitas transaksi. Kami mengimbau warga agar tidak mudah tergiur tawaran yang tidak jelas,” ujarnya, Jumat (27/2).
Ia menjelaskan, sejumlah modus yang perlu diwaspadai antara lain arisan online dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat serta investasi bodong yang tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Mudik Gratis 2026 Rute Batam-Belawan Dibuka, Kuota Terbatas 250 Penumpang, Ini Syaratnya
“Pastikan legalitas investasi sebelum menyetorkan uang. Jangan mudah percaya dengan janji keuntungan besar tanpa izin resmi,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap pesan berisi hadiah Tunjangan Hari Raya (THR) yang mengatasnamakan instansi tertentu. Biasanya pelaku mengirim tautan berbahaya atau meminta data pribadi korban dengan dalih pencairan hadiah.
Modus lain yang marak yakni penawaran paket mudik atau paket liburan dengan harga sangat murah melalui akun atau agen tidak resmi.
“Jika ada penawaran paket mudik atau liburan dengan harga tidak masuk akal, cek kembali kebenarannya. Jangan langsung transfer sebelum memastikan agen tersebut terpercaya,” katanya.
Tak hanya soal kejahatan keuangan, polisi juga mengimbau warga yang akan mudik untuk meningkatkan keamanan rumah. Masyarakat diminta memastikan rumah terkunci dengan baik, tidak meninggalkan barang berharga, serta menggunakan kunci ganda pada kendaraan.
Polsek Sagulung mengajak warga segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)



