
batampos – Wijaya Karya (WIKA) telah mundur dari konsorsium Bandara Hang Nadim Batam. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persoalan tersebut masih menjadi urusan internal antara perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam konsorsium PT Bandara Internasional Batam (BIB).
“Itu di internal konsorsium. Saya pikir di antara mereka pasti punya klausul-klausul perjanjian tertentu. Bagaimana kerjasamanya, konsekuensinya, itu pasti akan ada klausul. Silakan mereka membahas,” katanya, Senin (10/11).
Baca Juga: Pemblokiran Akses Jalan Genta I Belum Ada Solusi, Warga Ancam Kembali Demo
BP Batam belum menerima pemberitahuan resmi tentang penghentian kerja sama atau perubahan komposisi konsorsium dari pihak BIB.
Amsakar menjelaskan, BP Batam saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah aspek kerja sama dengan PT BIB. Beberapa prinsip penting masih perlu dibahas lebih rinci sebagai tindak lanjut atas perjanjian pengelolaan Bandara Hang Nadim.
“Soal bandara, itu tim kita sedang melakukan pendalaman. Masih ada beberapa prinsip-prinsip yang harus dibicarakan lebih detail sebagai tindak lanjut atas kerja sama BP Batam dengan PT Bandara Internasional Batam,” kata dia.
Baca Juga: Realisasi Investasi Tembus Rp54 Triliun, BP Batam Raih Penghargaan Nasional
Ia menambahkan, fokus BP Batam dalam beberapa bulan terakhir masih tertuju pada penyelesaian sejumlah urusan pelabuhan laut. Setelah itu rampung, perhatian akan dialihkan ke sektor bandara.
“Setelah urusan pelabuhan laut selesai, kami akan beralih ke bandara. Jadi memang beberapa bulan terakhir ini tim internal kami mendalami aspek kontrak dan lain sebagainya,” ujarnya. (*)
Reporter: Arjuna



