
batampos – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Batam menggelar Wisuda Tahun 2025 dengan konsep hybrid berkelas internasional. Sejumlah lulusan bahkan mengikuti prosesi wisuda secara daring dari Amerika Serikat, Maldives, Hong Kong, dan Oman, negara tempat mereka kini bekerja di industri pariwisata global.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes, Ketua Badan Pembina Yayasan VITKA Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si, serta tokoh nasional Tantowi Yahya yang hadir sebagai keynote speaker.
Kehadiran wisudawan dari luar negeri menjadi bukti nyata tingginya daya saing lulusan Poltekpar Batam di industri hospitality internasional. Pada wisuda kali ini, Poltekpar Batam mengukuhkan 110 wisudawan melalui sidang terbuka Senat Akademik. Sebanyak 102 wisudawan hadir langsung di Batam, sementara delapan lainnya mengikuti prosesi dari luar negeri.
Ketua Badan Pembina Yayasan VITKA, Dr. H. Asman Abnur, mengapresiasi capaian Poltekpar Batam yang konsisten mencetak lulusan berkompetensi global.
“Poltekpar Batam kini telah berada pada level internasional. Saya berharap para lulusan menjaga integritas, etika kerja, serta membawa nama baik Batam dan Indonesia di dunia internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Tantowi Yahya dalam orasinya menekankan peran strategis lulusan pariwisata sebagai duta bangsa di kancah global.
“Wisuda dari Amerika Serikat hingga Hong Kong hari ini adalah bukti bahwa kompetensi anak bangsa diakui dunia. Ketika Anda bekerja di industri hospitality, cara Anda melayani tamu adalah cerminan Indonesia di mata dunia,” katanya.
Ia menambahkan, keramahan merupakan kekuatan utama Indonesia yang menjadi “mata uang global” dalam industri pariwisata, dan para lulusan Poltekpar Batam adalah pembawa nilai tersebut ke berbagai negara.
Direktur Batam Tourism Polytechnic (BTP), Siska Amelia Maldin, mengungkapkan bahwa lulusan Poltekpar Batam memiliki tingkat serapan kerja yang sangat tinggi. Sebanyak 90 persen lulusan telah bekerja maksimal tiga bulan setelah lulus, bahkan sebagian besar langsung terserap di industri internasional.
“Wisuda kami tetapkan pada Agustus 2025, dan per Desember ini para lulusan sudah bekerja, bahkan ada yang langsung bekerja di luar negeri. Ini menunjukkan efektivitas proses pembelajaran yang kami kawal sejak semester awal hingga lulus,” jelasnya.
Saat ini, tercatat enam lulusan bekerja di Amerika Serikat melalui program C-One Visa, dua orang di Hong Kong, dan dua lainnya di Oman. Selain itu, dua lulusan terbaik juga telah diterima dalam program kerja di Amerika Serikat dan tengah menunggu proses visa.
Pada wisuda ini, Poltekpar Batam juga menetapkan lulusan berprestasi akademik tertinggi, yakni Viona Felinda (RDM) dengan IPK 3,95, Winie Ismanto (CUM) IPK 3,94, Kanzila Eka Octavia (TPD) IPK 3,93, serta M. Ferdy Rabsy dengan IPK 3,89.
Siska menambahkan, hingga saat ini Poltekpar Batam telah meluluskan 761 alumni, dengan 147 di antaranya telah bekerja dan juga menjalankan On The Job Training di luar negeri. Capaian tersebut didukung jejaring kerja sama internasional yang mencakup hotel jaringan internasional bintang empat dan lima, serta institusi pendidikan kelas dunia seperti City of Glasgow College dan IMI Switzerland.
“Ini sejalan dengan visi kami menjadikan Batam Tourism Polytechnic sebagai kampus vokasi pariwisata terkemuka di Asia Tenggara, yang mampu mencetak lulusan profesional dan berdaya saing global,” pungkasnya.(*)



