Sabtu, 14 Maret 2026

Workshop Tung Desem Waringin: Properti Adalah Investasi Terbaik

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Workshop motivator Tung Desem Waringin bertajuk “4 Jurus Supaya Tambah Kaya Melewati Resesi Dengan Aset Alokasi” sukses digelar di hotel Aston, Pelita Lubukbaja, Batam (13/8). Bersamaan dengan workshop itu, Sentral Group kembali melakukan prelauncing unit Pinewood tahap ke 3 dari Hills Side yang merupakan proyek pertama dari Serenity Central. Dimana 2 tahap proyek besar Hills Side- Serenity Central ini yakni Rosewood dan santalum sudah habis terjual.

Gelaran workshop ketiga Tung Desem Waringin di Batam ini ternyata mendapat respon luar biasa dari masyarakat. Dimana, ratusan peserta membludak membajiri lokasi workshop. Hebatnya peserta yang datang tak hanya dari warga Batam, namun juga sejumlah daerah lainnya.

Seperti yang diketahui banyak masyarakat, Tung Desem Waringin terkenal karena kiat-kiat suksesnya di bidang marketing. Ia pun dijuluki sebagai motivator nomor 1 di Indonesia.
Tak hanya sebagai motivator, Tung Desem juga dikenal sebagai penulis.
Buku yang diterbitkan dengan judul ‘Financial Revolution’ itu terbukti sukses di pasaran.Bahkan, buku tersebut mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai buku inspirasional pertama dengan penjualan 10.511 buah pada hari pertama diluncurkan. Tung Desem Waringin juga pengusaha sukses yang memiliki properti besar dengan nama TDW.

Dalam workshop yang diikuti ratusan peserta, Tung Desem berbagi kiat-kiat suksesnya. Seperti tema workshop kali ini, 4 Jurus Supaya Tambah Kaya Melewati Resesi Dengan Aset Alokasi. Diantaranya

  1. Memahami data, sejarah dan efek terhadap jenis-jenis investasi
  2. Merencanakan aset alokasi sesuai umur, resiko dan siatusi keuangan
  3. Menghasilkan passive income melebihi aktive income
  4. Cara menyewakan property dengan kemungkinan berhasil 98 persen.

Menurut Tung Desem Waringin, alokasi investasi dilakukan dengan cara membeli investasi yang berbeda, beda kelas, beda tempat dan beda waktu. Pendapatan yang di hasilkan harus segera disisihkan. Bahkan, wajib menyisihkan pendapatan untuk di investasikan.

“Investasi beda kelas maksud saya ini, membeli investasi yang murah dan juga yang mahal. Begitu juga untuk tempat, jangan disatu tempat, namun di banyak tempat. Karena kondisi di setiap itu pasti berbeda,”ujar pria yang akrab disapa Tung ini.

Kemudian bagaimana cara mendapat pasive income dan active income, yakni dengan cara memiliki beberapa passive income sehingga nilainya terus bertambah, bahkan lebih besar dari Active Income. Kemudian dengan menurunkan gaya hidup dengan menunda kesenangan dan menyederhanakan hidup.

“Sisihkan pendapatan, jangan menunggu sisa. Jadi, dimana Anda harus menaruh kekayaaan?, yakni Properti,” ujar Tung menjelaskan bahwa properti merupakan investasi terbaik.

Namun untuk properti yang dijadikan investasi haruslah dipertimbangkan berbagai hal, sehingga akan mendatangkan keuntungan berlipat bagi pemilik properti. Tung menyebutkan rahasia berinventasi properti diantaranya manajemen yang benar, pembiayaan cerdas, waktu yang tepat, pengembang yang tepat dan lokasi yang tepat.

“Orang kaya, bukan dia yang bekerja, tapi asetnya yang bekerja. Dia tinggal menunggu saja uang masuk. Begitulah kalau kita bisa mendapatkan properti yang tepat dengan pengembang terbaik,” jelas Tung.

 

 

Prelauncing Pinewood Bertabur Diskon Besar dan Hadiah

 

Di tempat yang sama Direktur Sales & Marketing, Samuel Jason, menawarkan Pinewood cluster baru yang merupakan tahap 3 Hills Side-Serenity Sentral. Dimana Pinewood memiliki unit terbatas yakni 72 unit saja, dengan fasilitas luar biasa. Unit tipe villa ini pun dijual dengan harga yang ramah di kantong, jika dibandingkan dengan segudang fasilitas yang tersedia.

“Viewnya banyak, ada hutan, laut, perkotaaan, bahkan Singapura. Konsumen juga dapat menikmati manajemen servis, seperti
Smart home bisa pantau CCTv lewat hp, smart cluster dan Smart community. Semua lengkap,” ujar Samuel.

Di acara itu, lanjut Samuel, pihaknya memberikan diskon besar-besaran bagi konsumen yang langsung melakukan pembeliaan. Dari yang harga awalnya mulai Rp 789 juta, dapat diskon hingga Rp 561 juta. Yakni dengan diskon 15 persen+5 persen + 5 persen+ 5 persen+ 3 persen + Rp 3 juta. Bahkan 72 orang pertama yang membeli akan dapat hadiah langsung diantaranya Home Furnishing senilai Rp 50 juta, kitchen set Rp 50 juta, diskon Rp 30 juta, emas, ac, smarthome dan lainnya.

“Woow ini harga luarbiasa untuk hari ini (kemarin, red), diskon besar-besaran. Dengan type villa yang memiliki view luarbiasa dan fasilitas kolam renang terpanjang 184 meter,” jelasnya.

Sejumlah peserta pun tampak antusias ingin mendapatkan promo villa dengan harga luarbiasa tersebut. Mereka pun berebutan ingin menjadi yang pertama.
Selama Seminar digelar, ratusan hadiah menarik dibagikan.

Sehari sebelumnya, Central Group bersama Tung Desem Waringin melakukan Ground Breaking Serenity Central di lokasi Hills Side. Serenity Central hasil kolaborasi Central Group dengan TDW Property milik Tung Desem Waringin. Properti ini merupakan luxury villa & resort seluas 6,4 Hektare yang berada di lokasi paling strategis di Kecamatan Sekupang.

Serenity Central menawarkan berbagai macam keunggulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendambakan tinggal di kawasan villa dan resort yang menyatu dengan alam. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan pun bertaraf internasional.

Untuk seluruh fasilitas di proyek Serenity Central ini tak main-main, yakni menyediakan berbagai fasilitas bertaraf internasional seperti infinity pool sepanjang 184 meter, lebih panjang dibandingkan Marina Bay Sands Singapura. Tak hanya itu, Serenity Central juga dibekali oleh berbagai fasilitas penunjang lainnya yang tak kalah menarik seperti Panoramic Sky Deck yang mana setiap unit mengarah langsung pada matahari terbenam.

Central Group membekali proyek ini dengan dukungan teknologi canggih sehingga sangat mendukung gaya hidup masyarakat masa kini. Teknologi tersebut adalah Smart Home System, Smart Cluster System dan Smart Community. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN