Minggu, 12 Juli 2026

4 Berita Terpopuler Sepekan di Batam: Polemik Sumur Bor, Tabrakan Maut hingga Lahan Tidur

Berita Terkait

Kolase foto oleh Batam Pos.

batampos – Sejumlah isu menjadi perhatian publik di Batam sepanjang sepekan terakhir pada minggu kedua bulan Juli 2026.

Mulai dari polemik pembangunan sumur bor di kawasan permukiman, kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Simpang K Square, sorotan terhadap anggaran jasa pengemudi Pemerintah Kota Batam, hingga langkah BP Batam menertibkan lahan yang tak kunjung dibangun.

Keempat peristiwa tersebut ramai diperbincangkan karena berkaitan dengan pelayanan publik, keselamatan masyarakat, pengelolaan anggaran, serta iklim investasi di Batam. Berikut rangkumannya.

1. Warga Legenda Malaka Tolak Sumur Bor untuk Rumah Kos

Pembangunan sumur bor di proyek rumah kos tiga lantai di Perumahan Legenda Malaka, Batam Kota, memicu penolakan warga. Mereka menilai keberadaan sumur bor di kawasan permukiman berpotensi melanggar aturan serta mengganggu ketersediaan air tanah.

Warga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam turun tangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Warga Legenda Malaka Tolak Sumur Bor untuk Rumah Kos, Satpol PP Diminta Tegakkan Perda.

2. Tabrakan Beruntun di Simpang K Square Libatkan Sembilan Kendaraan

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang K Square, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (4/7) pagi. Sebuah mobil Mitsubishi Strada double kabin menabrak delapan sepeda motor saat arus kendaraan sedang padat.

Akibat kejadian itu, sejumlah pengendara mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat macet sebelum petugas melakukan evakuasi kendaraan.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Simpang K Square, Double Kabin Hantam Delapan Motor.

3. Anggaran Sopir Pemko Batam Rp44,3 Miliar Jadi Sorotan

Belanja jasa pengemudi Pemerintah Kota Batam sebesar Rp44,3 miliar pada 2025 ikut menjadi perhatian masyarakat. Pemko menjelaskan anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 1.109 pengemudi, bukan hanya sopir kendaraan dinas pejabat.

Mayoritas pengemudi bertugas mengoperasikan armada pengangkut sampah. Sisanya mendukung layanan ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan kesehatan, dan operasional pemerintahan.

Baca juga: Pemko Batam Gelontorkan Rp44,3 Miliar untuk 1.109 Pengemudi, Mayoritas Dukung Armada Pengangkut Sampah.

4. BP Batam Tegaskan Lahan Tak Dibangun Dua Tahun Akan Ditarik

BP Batam kembali mengingatkan pemegang alokasi lahan agar segera merealisasikan pembangunan. Lahan yang dibiarkan kosong selama dua tahun terancam ditarik kembali sesuai ketentuan.

Kebijakan itu diambil untuk mendorong pemanfaatan lahan secara optimal serta membuka peluang bagi investor yang siap merealisasikan proyek sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.

Baca juga: Dua Tahun Tak Dibangun, BP Batam Tegaskan Lahan Akan Langsung Ditarik.

Keempat peristiwa tersebut menjadi berita yang paling banyak menyita perhatian masyarakat Batam sepanjang sepekan karena berkaitan langsung dengan kehidupan warga, keselamatan, tata kelola pemerintahan, dan iklim investasi di Kota Batam. (*)

UPDATE

Play sound