Senin, 4 Mei 2026

57 Mahasiwa Uniba Ikut Yudisium dan Sumpah Dokter, Dukung Kedokteran Uniba Jadi World Class Medicine University

Berita Terkait

H Ansar Ahmad berfoto bersama dengan Prof Chablullah Wibisono, Dr Ibrahim, Prof Taruna Ikrar dan tamu undangan lainnya usai Yudisium dan Sumpah Dokter di Fakultas Kedokteran, Universitas Batam (Uniba), di Graha Bintang, Uniba, Batam Kota, Selasa (11/1/2022). F Suprizal Tanjung

batampos – Sebanyak 57 mahasiswa mengikuti Yudisium dan Sumpah Dokter di Fakultas Kedokteran, Universitas Batam (Uniba), di Graha Bintang, Uniba, Batam Kota, Selasa (11/1/2022).

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad SE MM; Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Directore of International Association of Medical Regulatory Auhtorities (IAMRA), Ketua Konsil Kedokteran Sedunia, Prof Taruna Ikrar M Biomed PhD; Ketua IDI Kepri, Dr Rusdani MKK; Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran, Dr dr Dollar Sp KkLP SH MH MM; Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Gigi-KKI, Brigjen TNI AD (Purn) drg Nurdjamil Sayuti MARS.

Prof Taruna Ikrar M Biomed PhD memberikan apresiasi tinggi terhadap dokter Uniba yang telah menyelesaikan pendidikannya di salah satu perguruan tinggi terbesar di Kepri ini.

‘’Dunia global sekarang sedang mengalami distrubsi (perubahan, ancaman, red) dalam sektor ekonomi, pendidikan, informasi, termasuk kesehatan,’’ papar Taruna dalam Orasi Ilmiahnya di hadapan civitas academica Uniba, dan tamu undangan lainnya.

Mahasiswa Uniba harus optimistis dalam segala hal. Gali terus ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Semua mendukung agar Fakultas Kedokteran Uniba menjadi World Class Medicine University. Teruslah menggali iptek. Mahahasiswa, dosen, kampus, universitas yang tidak mau berubah akan digilas zaman, punah. Ada perguruan tinggi di luar negeri yang sampai ratusan tahun tetap bertahan, dihargai dan dibanggakan. Semua karena SDM di dalamnya mau berubah. Hita harus berubah dengan mengenal, menguasai apa itu medsos, mengetahui digitalisasi, peran robot dalam hal lainnya.  Buat agar alumni Uniba dan Uniba menjadi kebanggaan Kepri dan Indonesia dalam hal apapun.

BACA JUGA: Lagi, Polibatam Raih Mahkota ISAC Ke-2

H Ansar Ahmad SE MM menyebutkan, indeks keberhasilan pembangunan adalah berhasilnya meningkatkan derajat kesehatan, meningkatnya daya beli masyarakat, dan meningkatnya sistem pendidikan (wisuda, red). Kepri membutuhkan SDM, dokter Uniba. Banyak pulau-pulau terluat membutuhkan dokter Uniba. Pemprov Kepri sangat mendukung. Malah dulu, ketika Ansar masih menjadi Bupati Bintan, datang 40 dokter dari beberapa rumah sakit Singapura. Mereka siap berkasaja, saling tukar SDM, dan mentransfer teknologi. Ini perlu ditindaklanjuti Uniba.

Acara didukung Ketua Yayasan Griya Husada Batam, Dr Rusli Bintang; Wakil Rektor II Uniba Dr Angelina Eleonora Rumengan SKom MSi; Rektor Uniba, Prof Dr Ir Chablullah Wibisono MM; Dekan Fakultas Kedokteran Uniba, Dr dr Ibrahim SH MSc MKn MPd Ked Sp KKLP; Ketua Prodi Fakultas Kedokteran Uniba; dr Suryanti MSi MKes; dan civitas academica Uniba lainnya. (adv) 

Reporter: Suprizal Tanjung

UPDATE