Jumat, 1 Mei 2026

Truk Bermuatan Berat Bebas Berseliweran di Jalanan di Batuaji

Berita Terkait

Truk tanah melintas di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (9/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos–  Warga pengguna jalan di Batuaji dan Sagulung apresiasi dengan tindakan tim gabungan yang melakukan operasi Zero ODOL  (Over Dimensi, Over Load) di sejumlah ruas jalan di kota Batam. Besar harapan warga dan pengguna jalan di sana agar operasi ini juga masuk ke wilayah Batuaji dan Sagulung sebab aktifitas kendaraan berat dengan muatan berat sangat padat di sana.

“Batuaji dan Sagulung juga masuk wilayah kota Batam jadi harus diperhatikan juga. Sangat rawan di sini dengan aktifitas kendaraan berat itu. Kendaraan operasional perusahaan sampai kendaraan proyek (truk pengangkut material tanah) bermuatan berat bebas berkeliaran di jalan raya. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi dan ini juga harus ditindak seperti yang dilakukan di Baloi belum lama ini. Kami masyarakat sangat mendukung untuk ketertiban dan keamanan berlalulintas,” kata Lismanto, pengguna jalan yang berdiam di kelurahan Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (15/2).
Permintaan warga ini cukup beralasan sebab, di wilayah Batuaji dan Sagulung sedang padat dengan aktifitas pengembangan perumahan ataupun perusahaan. Aktifitas kendaraan perusahaan ataupun proyek tersebut umumnya menggunakan akses jalan utama seperti Jalan R Suprapto, Brigjen Katamso, Diponegoro dan jalan Marina City. Ini sangat mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya sehingga harus ditertibkan agar beroperasi sesuai standar operasional prosedur yang ada.
“Lihat sendiri truk-truk pengangkut tanah ini, sudah bermuatan berat ngebut-ngebutan pula. Sudah gitu tak menutupi bak muatan dengan terpal sehingga ceceran material tanah mengotori ruas jalan. Inilah yang seharusnya ditertibkan biar ada rasa aman bagi pengendara lainnya,” ujar Yanti, pengguna jalan lainnya di kelurahan Tembesi, Sagulung.
Pantauan Batam Pos di lapangan, arus lalulintas di Batuaji dan Sagulung belakangan didominasi oleh kendaraan berat. Kendaraan umum lainnya hanya ramai di saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Sementara siang dan malam hari padat dengan aktivitas kendaraan berat.
Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang dan Marina City dipadati dengan kendaraan proyek pengangkut material tanah. Sementara jalan R Suprapto dipadati dengan kendaraan berat yang mengangkut material perusahaan seperti truk gandeng dan sejenisnya. (*)
Reporter: Eusebius

UPDATE