Jumat, 1 Mei 2026

540 PMI Dikarantina di Batam, Enam Orang Positif

Berita Terkait

Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengecek suhu tubuh setiba di Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang kembali naik jumlahnya jadi 540 orang.

Dua hari sebelumnya masih diangka 4.000-an orang. Jumlah terbaru tersebut belum termasuk dengan enam orang yang baru dipindahkan ke
rumah sakit khusus infeksi (RSKI) Galang karena terkonfirmasi positif Covid-19.

”Enam orang positif dan sudah dipindahkan ke RSKI. Sisanya 540 orang (di lokasi karantina),” dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di Rusunawa.

PMI yang masih dikarantina ini ditempatkan di tiga rusunawa yang berbeda yakni Rusunawa BP Batam, rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II.

Mereka diawasi secara ketat oleh petugas gabungan di sana sebelum ada hasil swab yang menyatakan mereka bebas dari Covid-19.

”Ada dua kali swab dan kalau hasilnya negatif baru bisa dipulangkan. Kalau Positif harus dirawat dulu di RSKI sampai sembuh,” ujar dr Anggitha.

Membeludaknya PMI yang kembali ke Tanah Air ini jadi perhatian serius Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Batam ataupun Kepri. Aktifitas dan
kesehatan PMI benar-benar diperhatikan agar tidak menjadi cluster terbaru di tanah air.

Bagi PMI yang terkonfirmasi positif, sampelnya diperiksa berulang kali untuk memastikan apakah masuk kategori varian atau non varian.(*)

Reporter: Eusebius Sara

UPDATE