
batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang masih ada 540 orang lagi. Mereka ini adalah PMI yang baru tiba dari Malaysia dan Singapura sepanjang akhir pekan lalu. Mereka sudah menjalani test swab pertama dan juga menunggu hasil test swab kedua.
PMI yang datang pada pekan sebelumnya sebagian besar sudah diperkenankan kembali ke daerah asal sebab, hasil pemeriksaan menyatakan bebas dari Covid-19. Yang harus dirawat karena positif Covid-19 hanya sebagian kecil. Terakhir ada tujuh orang yang dievakuasi ke rumah sakit karena hasil swab kedua positif Covid-19 pada, Selasa (16/11).
“Tak banyak lagi yang positif. Terakhir ada tujuh orang, tapi bagaimanapun ini tetap jadi perhatian bersama demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 hingga tuntas,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, Rabu (17/11).
Seperti diketahui, belakangan ini jumlah PMI yang menjalani karantina di Rusunawa stabil diangka 400 hingga 600 orang. Hanya sebagian kecil yang dinyatakan positif dan ini tetap menjadi perhatian Tim gugus tugas demi menuntaskan masalah Covid-19 di tanah air. Para PMI diawasi secara serius agar tidak berbaur dengan masyarakat lain sebelum dipastikan kesehatan mereka.
Mereka harus menjalani dua kali test swab dan pemeriksaan sampel dilakukan oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) secara teliti. Sampel yang positif juga diteliti sekali lagi bersama Litbangkes demi mengetahui varian apa yang bawa oleh PMI yang terkontaminasi tadi. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA

