Jumat, 1 Mei 2026

Gudang Sekolah di Batuaji Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Berita Terkait

Kebakaran melanda gudang milik sekolah di kawasan Sekolah Kristen Basic 2, Bukit Tempayan, Batuaji, Jumat (24/4) malam.

batampos – Kebakaran melanda gudang milik sekolah di kawasan Sekolah Kristen Basic 2, Bukit Tempayan, Batuaji, Jumat (24/4) malam. Akibat kejadian tersebut, seluruh isi gudang yang berisi perlengkapan sekolah dilaporkan ludes terbakar.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizky Subagyo, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (sekuriti) sekolah yang melihat api mulai membesar dari area sekitar gudang.

“Kebakaran pertama kali diketahui oleh sekuriti sekolah. Setelah itu, kami bersama tim pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Bayu.

Baca Juga: Dishub Akan Kaji Ulang U-Turn Vitka, Penutupan Belum Diputuskan

Ia menjelaskan, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif cepat setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Api berhasil dengan cepat dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari pihak kepolisian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang berasal dari dapur mess sekuriti sekolah. Api kemudian merambat ke gudang yang berdekatan dan berisi barang-barang yang mudah terbakar.

“Dari hasil pengecekan, sumber api diduga dari korsleting listrik di dapur mess sekuriti, lalu merambat ke gudang yang berisi perlengkapan sekolah,” jelasnya.

Saat kejadian berlangsung, kondisi lingkungan sekolah dalam keadaan sepi karena tidak ada aktivitas belajar mengajar. Hal ini turut meminimalisir potensi korban.

“Di sekitar sekolah sudah tidak ada aktivitas saat kejadian,” tambahnya.

Baca Juga: Teror Begal Hantui Marina, Tak Mau Kecolongan, Polisi Geber Patroli di Titik Rawan Sekupang

Terkait kerugian materiil, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak sekolah. “Untuk kerugian masih dihitung oleh pihak sekolah,” katanya.

Bayu juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan listrik sesuai standar, guna mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya. (*)

UPDATE