Sabtu, 4 April 2026

Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Buka Peluang Kuliah S3 Hukum secara Hybrid

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Universitas Islam Sultan Agung, Semarang membuka kelas S3 Program doktor ilmu hukum (PDIH) angkatan-20 secara hybrid learning, yakni kuliah memadukan secara daring dan tatap muka.

Universitas Islam Sultan Agung ialah perguruan tinggi islam swasta dengan akreditasi institusi”A”oleh BAN-PT yang juga terakreditasi internasional oleh ASIC United Kingdom dan ABEST21.

Persiapan kuliah hybrid, Semarang – Batam.

Tentu saja Anda yang bermastautin di Batam dan sekitarnya bisa bergabung didalamnya. Pertemuan pra kuliah S3 PDIH angkatan-20 ini dilaksanakan pada Sabtu (29/1/2022) di Cafe Nasi Kapau Tiban, Kecamatan Sekupang Batam.

Diskusi santai ini guna menjelaskan teknis perkuliahan dan persiapan penelitian saat menjalani perkuliahan di Unissula, Semarang.

Diskusi ini pun dilakukan secara hybrid. Ada yang hadir di Tiban ada pula yang mengikuti melalui zoom meeting. Diskusi ini diikuti peserta dari  Batam, Tanjung Pinang, Bintan, dan calon mahasiswa yang berdomisili di kota Medan.

Penunjukan koordinator perkuliahan jarak jauh di Batam berdasarkan surat keputusan No:0008A.1/PDIH-FH yang dikeluarkan oleh Ketua PDIH Unissula yakni, Prof.Dr.Hj.Anis Mashdurohatun,SH.,M.Hum.

Dr. Henry Aspan, Koordinator, mengatakan untuk perkuliahan S3 PDIH angkatan-20 tahun 2022 memiliki julukan kelas “MEBARELANG”.

“Kelas MEBARELANG singkatan dari Medan dan Barelang yang mahasiswa nya berdomisili di Kepri dan Medan,” ujar Henry Aspan.

Henry Aspan menjelaskan untuk perkuliahan masih dilaksanakan secara daring. Syarat mutlak bagi mahasiswa S3 PDIH tentunya sudah menyelesaikan pendidikan S2 Magister dari pelbagai disiplin ilmu.

Perkuliahan program doktor ilmu hukum yang dilaksanakan dari kota Batam ini sebagai bentuk perhatian guna meningkatkan sumber daya manusia khususnya Doktor Ilmu Hukum di wilayah Provinsi Kepri.

“Semakin banyak yang memiliki kualifikasi keilmuan dengan grade S3 akan menjadi mitra kritis, teman berdiskusi dalam berbagai kajian untuk pengambilan keputusan dan kebijakan, yang bertujuan mendukung pembangunan Provinsi  Kepri kedepannya, “imbuhnya.

Agus Siswanto Siagian, calon mahasiswa, menyambut baik kehadiran kuliah dengan cara pembelajaran secara hybrid learning di kelas khusus di Batam, mengingat situasi pandemi membuat pemanfaatan teknologi semakin maksimal di dunia pendidikan.

“Untuk menggapai impian segala macam upaya harus dilakukan salah satunya melalui pendidikan,” kata Agus Siswanto yang berprofesi sebagai jurnalis CNN Indonesia televisi. (*)

UPDATE