Kamis, 30 April 2026

Okupansi RSKI Galang Capai 66,96 Persen

Berita Terkait

batampos- Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melaporkan tingkat Okupansi Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang mencapai 66,96 persen hingga Minggu (20/2). Angka ini mengalami peningkatan dibanding beberapa hari sebelumnya.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) melakukan rapid tes sebelum masuk ke RSKI Galang. Saat ini tingkat Okupansi RSKI Galang telah mencapai 66,96 persen atau terisi 308 kamar dari kapasitas 460 kamar yang disediakan. F.ist

“Update laporan Satgassus PMI tentang situasi dan kondisi RSKI Pulau Galang menerangkan bahwa secara umum dalam keadaan aman dan terkendali,” ujar Brigjen Jimmy, Senin (21/2).

Menurutnya, dari 460 tempat tidur yang tersedia di RSKI Galang, telah dihuni oleh 308 orang pasien dengan komposisi 240 orang adalah PMI dan 68 orang merupakan warga Kota Batam. Dari jumlah tersebut sebanyak 194 orang adalah pasien laki-laki sedangkan 114 orang lainnya berjenis kelamin perempuan.

Brigjen Jimmy menambahkan, terdapat penambahan pasien pada sehari sebelumnya yakni sebanyak 17 orang PMI dan 20 orang warga Batam. Sementara penghuni yang keluar dari RSKI nihil. “Meskipun demikian tidak ditemukan hal-hal menonjol lainya,” lanjutnya.

Brigjen Jimmy memerintahkan petugas yang bertugas di pelabuhan internasional Harbourbay dan Batam Centre agar tetap waspada. Jangan lengah selain tetap teliti dalam bertugas tetap jaga disiplin protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri. Hal ini diutarakan mengingat jumlah PMI yang terindikasi terpapar Covid 19 mengalami peningkatan. “Tetap waspada, disiplin prokes wajib dijalankan,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi melaporkan, tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) tempat tidur isolasi rumah sakit Covid-19 di Kota Batam meningkat dari 28,03 persen menjadi 32,92 persen.

BACA JUGA: RSKI Galang Penuh, Warga Lokal Ditempatkan di Asrama Haji

“BOR tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam sampai saat ini berada di angka 32,92 persen,” ujarnya, Senin (21/2).

Sementara itu untuk untuk keterisian BOR di ruang Intensive Care Unit (ICU) Covid mencapai 18,03 persen, atau mengalami peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya yakni sebesar 15,69 persen.

Didi merinci, saat ini ada sekitar 638 tempat tidur yang tersedia. Sementara itu untuk ICU Covid berjumlah 61 tempat tidur. Dibandingkan beberapa hari sebelumnya, jumlah ketersediaan tempat tidur ini terus mengalami peningkatan yang signifikan.

“Baik BOR isolasi dan ICU sama-sama meningkat. Kita juga tambah kapasitas BOR isolasi dan ICU,” ucapnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

 

UPDATE