Jumat, 8 Mei 2026

Priasa Indonesia Gelar Seminar Nasional, Melihat Batam Kini dan Masa Depan

Berita Terkait

Chairman Priasa Indonesia, Prijanto Rabbani (berdiri) memaparkan mengenai Batam di masa depan pada Seminar Nasional yang diselenggarakan Priasa Indonesia di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Priasa Indonesia mengelar seminar nasional dengan tema ‘Batam Masa Depan, Peluang dan Tantangan’ di lantai 4 kantor Wali Kota Batam, Sabtu (26/2/2022).

Ketua Panitia, Suryanto, mengatakan, dengan seminar tersebut diharapkan para peserta mendapatkan gambaran-gambaran tentang Kota Batam di masa yang akan datang.

Baik mengenai tantangan maupun peluang-peluang yang bisa diperoleh di masa depan.

“Tujuan seminar ini, kita sangat optimis dan mudah-mudahan dapat terwujud. Karena di kesempatan ini kita didukung pembicara-pembicara yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kepri, Raden Hari Cahyono, mengatakan, Batam merupakan kota yang sangat unik di Indonesia.

“Batam ini memiliki dua motor pembangunan yaitu BP Batam dan Pemko Batam. Posisinya juga sangat strategis, berdasarkan letak geografisnya berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Selain itu, Batam juga memiliki jumlah penduduk yang tinggi dibandingkan kota/kabupaten lainnya di Provinsi Kepri.

“Apalagi sekarang (BP Batam dan Pemko Batam) sudah satu komando. Sehingga banyak pembangunan yang bisa disinergikan,” jelasnya.

Sementara itu lanjutnya dilihat dari segi APBD, Batam ada penyumbang PAD terbesar dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Kepri.

Ia menjelaskan, hal lain yang paling mencolok dan dapat dilihat di Batam saat ini adalah pesatnya pembangunan infrastruktur.

Politisi PKS itu mengatakan, karena letaknya yang sangat strategis, Batam kerap dilirik oleh investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Potensi-potensi ini, banyak yang belum tahu dan saat diskusi kita harus berbicara berdasarkan data bukan bicara kosong saja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dibalik keistimewaan yang dimiliki Kota Batam ada tantangan dan masalah yang harus dihadapi. Salah satu masalahnya ada tenaga kerja.

“Ditengah pandemi ini yang paling terpuruk ada sektor pariwisata. Sektor pariwisata adalah peluang di masa depan,” jelasnya.

Di antaranya adalah pariwisata disektor digital dan ekonomi kreatif.

“Satu lagi, budaya melayu. Budaya melayu ini bisa menjadi daya tarik pariwisata. Karena Batam berdekatan dengan Malaysia dan Singapura,” jelasnya.

Pada seminar tersebut menghadirkan pembicara Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Kabid Penelitian, Pengembangan, Perencanaan Program, Evaluasi dan Pelaporan Bapelitbang Pemko Batam, Tri Wahyu Rubianto; dan Chairman Priasa Indonesia, Prijanto Rabbani.

Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, pada kesempatan itu menyampaikan mengenai aset-aset yang dimiliki BP Batam.

“BP Batam saat ini juga sedang mengembangkan sektor-sektor strategis untuk masa depan. Termasuk yang saat ini sedang viral mengenai energi terbarukan yaitu PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya),” ujarnya.

Di Kota Batam lanjutnya, nanti akan dibangun PLTS terapung dengan daya paling besar di dunia.

“Besarnya mencapai 2 ribu Megawatt. Kalau mau dibandingkan konsumsi listrik di Batam saat ini baru 450 Megawatt dan itu dari energi fosil yaitu gas dan batu bara,” jelasnya.

Ke depan energi listrik yang akan dikembangkan kata dia dari energi matahari.

“Kenapa menjadi terbesar di dunia, karena di dunia untuk PLTS terapung yang sudah berjalan itu dayanya hanya 150 Megawatt dan sedangkan didarat itu dayanya baru 1500 Megawatt,” katanya.

Sementara itu, Kabid Penelitian, Pengembangan, Perencanaan Program, Evaluasi dan Pelaporan Bapelitbang Pemko Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan, periode pembangunan yang dilakukan Pemko Batam.

Ia menjelaskan pada periode 2016 hingga 2021 adalah masa-masa sulit Pemko Batam. Karena jumlah anggaran yang terbatas namun dituntut harus bisa menghasilkan pembangunan yang nyata.

“Pada 2019 Wali Kota ditunjuk juga sebagai Ex Officio Kepala BP Batam, akselerasinnya (pembangunan,red) bisa lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Chairman Priasa Indonesia, Prijanto Rabbani, mengatakan, Batam merupakan kota yang sangat unik.

Terlebih saat ini BP Batam dan Pemko Batam dipimpin oleh satu orang yaitu Muhammad Rudi.

“Ini menjadi akselerasi yang luar biasa. Dulu untuk mencari titik pembangunan gedung sekolah, susahnya minta ampun. Tapi dengan adanya sinergitas ini, alhamdulillah menjadi sebuah berkah,” katanya.

Ia mengatakan, pada seminar tersebut diharapkan dapat memunculkan harapan terkait Batam saat ini dan masa depan.

“Masukkan dan saran menjadi sangat penting bagi BP Batam dan Pemerintah Kota Batam,” jelasnya.(*)

Reporter: Messa Haris

UPDATE