Jumat, 8 Mei 2026

Dinas Kesehatan Kota Batam Sediakan Tes PCR & Antigen Gratis

Berita Terkait

Petugas Puskesmas melakukan swab tes antigen kepada salah seorang siswa SMAN 20 Batam beberapa waktu lalu. Dinas Kesehatan Kota Batam menyatakan pemeriksaan uji spesimen melalui swab test PCR gratis bagi masyarakat diperuntukkan bagi yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Rapid tes antigen dan swab test polymerase chain reaction (PCR) sangat diperlukan dalam melacak pasien yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Keperluan swab test semakin meningkat sebagai salah satu cara skri-ning Covid-19 yang lebih akurat dibandingkan dengan jenis tes lain. Tetapi, bagi banyak orang, melakukan swab test ini cukup menghabiskan biaya yang tidak murah.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pemeriksaan uji spesimen melalui swab test PCR gratis bagi masyarakat diperuntukkan bagi yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

”Minimal yang memiliki kontak erat 15 menit, dengan jarak kurang dari 1 meter,” ujarnya.

Didi menegaskan, sejalan dengan program di pusat, bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani untuk melakukan pemeriksaan spesimen, sehingga solusi terbaik akan selalu diupayakan dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

“Sejauh ini, hanya bagi kontak erat saja. Kalau mau sendiri ya tak bisa,” beber Didi.

Di Batam sendiri mereka yang memiliki kontak langsung dengan pasien Covid-19 cukup kooperatif menjalani swab test. Hal ini tentu saja cukup memudahkan tenaga kesehatan dalam memetakan kontak langsung pasien Covid-19.

”Kalau di Batam umumnya kooperatif,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Batam dan beberapa daerah di Provinsi Kepri tetap di level 3 karena dua hal.

Selain tingginya angka kasus, positivity rate juga tinggi. Mirisnya, meski angka kasus tinggi, namun jumlah tracing dinilai masih rendah karena ada sebagian masyarakat yang kontak dengan pasien positif namun enggan dites. Akibatnya, penyebaran jumlah kasus Covid-19 juga tetap tinggi.

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE