Senin, 16 Maret 2026

Panitia Haji Lakukan Pengecekan Akhir Jelang Kedatangan JCH

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Salah seorang karyawan membersihkan salah satu kamar di Asrama Haji Kota Batam. Rangkaian persiapan keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Kota Batam terus dilakukan dan tahun ini ada 292 JCH yang akan berangkat ke tanah suci. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH), panitia asrama haji melakukan persiapan final, dalam rangka menyambut JCH yang mulai masuk pekan depan. Gedung asrama haji ini sebelumnya sempat digunakan sebagai tempat karantina pasien Covid-19 di Batam.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kepri, Edi Batara saat dijumpai di asrama haji mengatakan persiapan memang lebih ektra tahun ini. Hal ini karena gedung asrama pernah digunakan untuk pasien Covid-19. Untuk itu, perlu dilakukan penyemprotan sanitizer, guna membersihkan ruangan dari berbagai macam virus.

“Alhamdulillah, hari ini panitia kembali berbenah guna memastikan kesiapan dan kenyamanan jemaah yang akan masuk pekan depan. Tadi kami sudah mengecek ketersediaan air, listrik, dan juga melakukan penyemprotan seluruh kamar yang akan digunakan jemaah,” kata dia, Rabu (8/6).

Untuk meningkatkan kenyamanan JCH, Edi mengatakan untuk fasilitas kasus dan sprei sudah diganti dengan yang baru. Sehingga JCH lebih nyaman tentunya ketika memasuki asrama. Untuk mendukung kelancaran Embarkasi dan Debarkasi nanti terdapat 20 orang panitia yang bertugas di asrama haji nantinya.

“Kebersihan itu yang utama. Jadi kami ingin JCH nyaman ketika menunggu waktu keberangkatan ke tanah suci,” sebutnya.

Ia menambahkan kedatangan JCH di asrama haji tetap menerapkan protokol kesehatan. JCH wajib menggunakan masker, dan melakukan PCR 72 jam sebelum waktu keberangkatan ke tanah suci. Seluruh jemaah juga sudah mendapatkan vaksin lengkap, serta suntik meningitis. Selain itu, jemaah juga dianjurkan bisa mendapatkan suntik influenza, meskipun tidak wajib, pemberian suntik ini bisa membantu daya tahan tubuh ketika berada di Mekkah.

“Karena cuaca juga berbeda. Di sana juga lebih panas. Untuk itu, jemaah diminta untuk menjaga kesehatan, serta banyak mengkonsumsi makanan sehat, air putih. Agar bisa mengikuti seluruh rangkai pelaksanaan ibadah haji,” ujarnya.

Untuk menyambut kedatangan jemaah, pihaknya juga akan memasang umbul-umbul atau spanduk untuk menyambut para tamu Allah tersebut. Edi menyebutkan untuk Embarkasi Batam terdapat 12 kloter yang berasal dari empat provinsi yaitu Kepri, Riau, Kalbar, dan Jambi.

Untuk Riau dan Jambi jemaah langsung menunggu waktu keberangkatan di Bandara Internasional Hang Nadim. Jemaah antara ini hanya bertukar pesawat, dan tidak menginap di asrama haji.

“Jadi mereka turun pesawat dan menunggu keberangkatan, lalu melanjutkan perjalanan ke Madinah sama seperti sebelumnya,” ucap Edi.

Ia menyebutkan JCH pertama akan masuk asrama tanggal 14 Juni dan berangkat tanggal 15 Juni pukul 13.45 WIB menggunakan Saudi Airlines. Edi berharap seluruh jemaah bisa mengikuti ibadah dengan baik, dan menjadi haji yang mabrur, serta bisa kembali ke tanah air dengan sehat.

“Tentu yang terbaik kami doakan untuk JCH. Semoga yang berangkat sehat, begitu juga dengan sebaliknya,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN