
batampos – Kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mulai membaik berdampak pada jumlah kedatangan Warga Negara Asing (WNA) ke Batam.
Menurut data dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, sebanyak 16.970 WNA masuk ke Batam selama bulan Mei 2022. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode bulan Januari hingga April yang tercatat sebanyak 9.659 WNA masuk ke Batam.
“Untuk WNA itu, masuk melalui 5 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam,” ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, Selasa (8/6).
Dijelaskan Tessa, 5 TPI itu terdiri dari Pelabuhan Internasional Batam Center, Pelabuhan Citra Tritunas Harbour Bay, Pelabuhan Marina Teluk Senimba, Pelabuhan Nongsa Terminal Bahari dan Bandara Hang Nadim. Sementara untuk di Pelabuhan Internasional Sekupang belum ada lalu lintas perjalanan ke luar negeri.
“Mayoritas kedatangan WNA itu melalui Pelabuhan Batam Center sebanyak 11.998 orang,” katanya.
Tidak hanya WNA, perlintasan Warga Negara Indonesia (WNI) keluar negeri juga cukup tinggi selama Mei ini. Untuk WNI yang berangkat keluar negeri selama Mei tercatat sebanyak 42.411.
Banyaknya WNI yang bepergian keluar negeri, sejalan dengan jumlah permohonan paspor yang meningkat. Tercatat, selama Mei Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menerbitkan 5.935 paspor.
Dengan rincian 4.187 paspor biasa serta 1.648 untuk penerbitan paspor elektronik.
“Dengan tingginya penerbitan ini juga akan berdampak pada Pendaparan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang terus membaik dan adanya kemudahan perjalanan keluar negeri maupun kedatangan WNA ke Batam akan terus naik.
Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Tim Penindakan Orang Asing (Tim Pora) untum memantau pergerakan orang asing di Indonesia khususnya di Batam.
“Koordinasi terus kami lakukan dengan instansi terkait. Jika ada ditemukan yang menyalahi aturan tentu akan ditindak seperti kemarin, kita lakukan deportasi warga Malaysia dan Singapura karena permasalahan overstay,” imbuhnya. (*)
Reporter : Eggi Idriansyah

