
batampos – Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal mengatakan dari hasil pemeriksaan, jasad bayi perempuan yang ditemukan di pangkalan ojek Bengkong PLTD, Tanjungbuntung diduga dilahirkan di dukun beranak.
“Melihat kondisi bayi, itu dilahirkan oleh dukun. Karena tali pusarnya dipotong tidak bersih,” ujar Bob, Minggu (19/6) siang.
Bob juga menduga bayi tersebut dilahirkan dari kawasan di luar Bengkong. Sebab, dari pemeriksaan tak ada yang mencurigakan dari sekitar lokasi.
Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan RT/RW di Bengkong. Sebab, dari pemeriksaan tak ada warga yang mencurigakan.
“Lokasi Bengkong ini hanya dijadikan tempat pembuangan. Kita minta keterangan RT/RW, tidak ada yang dicurigai di Bengkong ini,” kata Bob.
Bob menambahkan untuk mengetahui identitas orangtua maupun pelaku pembuangan bayi tersebut, pihaknya melakukan pemeriksaan di seluruh klinik, bidan mandiri, hingga puskesmas.
“Bukan hanya di Bengkong saja diperiksa, tapi seluruh wilayah. Jadi sampai saat ini kita minim petunjuk,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Bengkong PLTD, Tanjungbuntung dihebohkan dengan penemuan jasad bayi perempuan, Jumat (3/6) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Jasad bayi ini ditemukan di pangkalan ojek atau tepatnya di belakang Masjid Daarut Taqwa.
Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh tukang ojek setempat. Bayi ini dibalut dengan kain kafan, serta di samping jasadnya ditemukan surat wasiat.
Di dalam surat, tertulis bahwa bayi itu bernama Alya dan menderita penyakit gagal jantung. Namun, orangtua bayi tersebut mengaku tidak memiliki biaya untuk pemakaman. Sebab, pemakaman membutuhkan biaya Rp 500 ribu, sedangkan orangtua bayi tidak memiliki pekerjaan. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



