
batampos – Perangkat RT, RW dan Kader Posyandu di Kecamatan Sagulung dan Batuaji antusias saat seremonial penyerahan uang bantuan secara simbolis dari Pemerintah Provinsi Kepri di aula SMKN 1 Batam di Batuaji, Selasa (21/6). Mereka bersyukur sebab bantuan tersebut diluar dari insentif rutin per bulan yang diterima dari Pemko Batam.
“Alhamdulillah akhirnya, perjuangan dan kerja keras kami melayani masyarakat dihargai. Kami sangat menghargai bantuan dari Pemprov ini,” ujar Umar, seorang perangkat RT di Kecamatan Batuaji, kemarin.
Diakuinya perangkat RT/RW selama ini memang mereka rutin mendapatkan insentif dari Pemko Batam sebesar Rp 500 ribu per bulan. Namun mereka lebih bersyukur lagi jika Pemprov Kepri juga mengapresiasi kinerja kerja mereka melalui bantuan uang sebesar Rp 1.200.000 tersebut.
“Sangat bersyukur karena selama ini belum pernah dapat dari Pemprov. Semoga kedepannya tetap ada perhatian seperti ini karena janji kampanye pak Ansar (Gubernur Kepri) sebelumnya katanya mau kasih RT/RW sepeda motor. Walau sepeda motor belum juga nongol sampai saat ini tapi kita tetap berterimakasih atas bantuan uang ini,” ujar Syahrul, perangkat lainnya.
Informasi yang dihimpun, sebelumnya Pemprov Kepri telah mengirim surat resmi ke perangkat RT/RW serta kader Posyandu untuk datang ke seremonial penyerahan bantuan secara simbolis tersebut. Untuk RT/RW diberi uang sebesar Rp 1.200.000 per orang dan Rp 5 juta untuk satu posyandu.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut menuturkan, bantuan sebagai bentuk apresiasi Pemprov Kepri atas kinerja kerja RT, RW, dan kader Posyandu yang telah melayani masyarakat dengan baik. Bantuan ini juga menjadi pengganti sepeda motor yang dijanjikan saat kampanye sebelumnya. Bantuan sepeda motor untuk RT/RW tidak bisa diwujudkan karena keterbatasan anggaran dan juga mekanisme yang belum mengizinkan.
“Semoga ini bisa membantu agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik lagi kedepannya,” ujar Ansar.
Untuk perangkat RT/RW bantuan yang diberikan sebesar Rp 1,2 juta per orang. Bantuan ini akan rampung disalurkan melalui rekening dalam jangka waktu sepekan kedepan. Sementara untuk posyandu bantuan yang diberikan sebesar Rp 5 juta per posyandu.
“Semua adalah APBD Kepri yang telah disetujui oleh DPRD Kepri sebagai sambung rasa antar pemerintah dengan masyarakat,” ujar Ansar.
Selain itu, Pemprov Kepri juga menyerahkan bantuan untuk tranportasi untuk anak-anak sekolah di Hinterland sebesar Rp 1,37 miliar. Bantuan ini diserahkan melalui masing-masing sekolah. (*)
Reporter : Eusebius Sara



