
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam memperkirakan jumlah salat Iduladha sebanyak 570 titik. Jumlah ini tidak jauh berbeda dengan titik pelaksanaan salat Idulfitri lalu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Minggu (10/7/2022).
Keputusan tersebut kata dia, diumumkan melalui Kementerian Agama hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan didahului serangkaian sidang isbat.
Dalam sidang isbat ini pemerintah juga menetapkan 1 Zulhijah jatuh pada Jumat (1/7/2022) mendatang.
“Ya, Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1443 Hijriah ditetapkan Minggu (10/7),” ujarnya, Kamis (30/6/2022).
Menurutnya, serangkaian persiapan jelang Hari Raya pun telah dipersiapkan. Diantaranya, persiapan titik salat Id di 12 kecamatan di Batam.
“Untuk titik sholat Id masih kita hitung,” lanjutnya.
Zulkarnain menambahkan, jumlah ini tidak akan jauh berbeda dibandingkan titik salat Iduil Fitri tahun ini.
Dimana Kemenag Batam mencatat akan ada 570 titik salat Idulfitri yang tersebar di 12 kecamatan, baik di hinterland maupun mainland.
“Ya, meskipun begitu kita masih hitung berapa junlah pastinya. Nantinya tiap panitia melaporkan dimana saja titik salat ID,” tuturnya.
Salat Idulfitri disarankan digelar di lapangan terbuka, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Aturan lainnya juga tidak akan berbeda jauh dengan pelaksaan salat ID kemarin. Dimana khatib yang akan bertugas selama salat diminta untuk tidak berlama-lama. Pelaksanaan salat digelar cepat.
Usai salat, jemaah diminta meninggalkan lokasi. Untuk tingkat Kota Batam, salat Id akan di pusatkan di Dataran Engku Putri, Batam Center.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



