Rabu, 25 Februari 2026

Pemasaran Hewan Kurban Naik 100 Persen, Ini Harganya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Seorang pekerja sedang memberikan makan untuk sapi hewan kurban di tempat penjualan hawan kurban Kandang Berkah. di kawasan Batamcenter, Selasa (9/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Mendekati perayaan Hari Raya Iduladha penjualan hewan kurban sudah mulai ramai. Penjualan hewan kurban ini sudah banyak meskipun lebaran haji masih 50 hari ke depan.

Karyawan Kandang Berkah.id, Rijal mengatakan pemesanan hewan kurban sudah ada kurang lebih 50 ekor sapi. Banyak dari pembeli memesan hewan kurban lebih awal, karena harga yang masih aman.

Ia mengakui pasca wabah penyakit mulut kuku (PMK) pemasaran hewan kurban mengalami peningkatan 100 persen. Tahun lalu jumlah hewan yang dipasarkan hanya 200 ekor. Penjual sangat berhati-hati karena wabah PMK yang menyerang hewan jenis sapi.

Baca Juga: Batam Triathlon 2023 Digelar, Hotel dan Resort Kawasan Nongsa Penuh

“Alhamdulillah, tahun ini lebih baik. Stok kami ada 400-an hewan kurban jenis sapi. Dan pemesanan sudah ada 50 ekor. Diperkirakan pemesanan akan terus melonjak mendekati hari H,” ujarnya Rijal saat dijumpai di Kandang Berkah.id yang berlokasi di Batamcenter atau depan Informa, Batamcenter, Selasa (9/5).

Untuk harga sapi di Kandang Berkah.id mulai dijual dengan harga Rp22 juta hingga ratusan juta rupiah per ekor. Harga sapi tergantung jenis, dan bobot sapi yang dipesan oleh pembeli.

“Kalau harga Rp22 juta itu biasanya kami jual yang berbobot 200 kilogram lebih,” imbuhnya.

Jenis sapi yang dijual seperti sapi Limosin yang berasal dari Australia, ada juga sapi peranakan India atau sapi Ongole, lainya adalah sapi lokal seperti dari Bali dan NTT.

Baca Juga: Terapkan Sistem Zonasi, Ini Syarat PPDB di Batam

Rijal menyebutkan untuk stok sapi saat ini masih ada kurang lebih 400 ekor. Sapi sudah menjalani vaksinasi sebelum dikirim ke Batam. Setiba di Batam sapi juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Sehingga kondisi sapi di Kandang Berkah.id dalam keadaan sehat, dan aman dikonsumsi.

Untuk usia sapi sudah memenuhi syarat untuk disembelih, dan sapi juga sudah berusia 3-4 tahun. Nantinya sapi ini juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan dari Pemerintah Kota Batam.

“Biasanya itu yang datang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Mereka datang mengecek kondisi hewan, dan melabeli dengan stiker layak. Sedangkan jika ada yang sakit nanti akan langsung dipisahkan, dan kembali di bawa ke kandang di Barelang sana,” paparnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

SALAM RAMADAN