
batampos – Kapal Roro KMP Mulia Nusantara milik JN Ferry kandas sekitar dua mil sebelum mencapai Pelabuhan Telagapunggur, Nongsa, pada Jumat sore (19/7). Kejadian ini menyebabkan 81 penumpang dan sejumlah kendaraan dievakuasi.
Proses evakuasi penumpang terlebih dahulu dilakukan, kemudian pada 10.10 WIB , Sabtu (20/7) pagi, kapal dengan muatan kendaraan berhasil ditarik ke Pelabuhan Telagapunggur.
Menurut Kasi Lalu Lintas Balai Pelayanan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri Fauzan, proses penarikan kapal dari karang berpasir berjalan lancar.
Baca Juga: Kapal Roro Kandas saat Menuju Batam, Begini Nasib Penumpangnya
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kapal, terutama bagian bawahnya yang terkena karang atau pasir, untuk memastikan operasional rutinnya tidak terganggu,” ujarnya.
Berdasarkan informasi operator kapal, kondisi kapal tersebut tidak berada dalam keadaan overload saat kejadian.
“Kapal kandas karena terkena angin kencang yang membuatnya kehilangan stabilitas di perairan karang dan pasir,” tambahnya.
Terpisah Branch Manager PT JN Ferry Batam, Beringin Mega menjelaskan bahwa penyebab pasti kapal terdampar adalah arus laut yang kuat dan dorongan angin yang signifikan.
“Kapal tidak mampu mengatasi tekanan yang dihasilkan oleh arus dan angin saat kejadian,” paparnya.
Hingga saat ini, semua penumpang telah dievakuasi dengan selamat dan juga seluruh kendaraan ke Pelabuhan Telagapunggur.
Pihak berwenang sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden ini untuk memastikan keamanan dan kelayakan operasional kapal-kapal di perairan Batam. (*)
Reporter: Arjuna



