Senin, 30 Maret 2026

Pilkada 2024 Masih Andalkan Sirekap

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menghadirkan inovasi baru yang mendukung transparansi dan kecepatan akses informasi melalui Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap). Sistem yang diinisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini memungkinkan masyarakat memantau hasil perhitungan suara secara real time dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kehadiran Sirekap menjadi bagian dari upaya KPU meningkatkan kualitas pemilu dengan memanfaatkan teknologi digital. Setiap data hasil perhitungan suara di TPS akan langsung dikirimkan dan diunggah ke laman resmi KPU di https://pilkada2024.kpu.go.id/pilwalkot/kepulauan-riau/kota-batam. Melalui laman ini, masyarakat dapat mengakses data lengkap mulai dari tingkat provinsi, kota, kabupaten, hingga kecamatan.

Komisioner KPU Batam, Bosar Hasibuan, mengatakan bahwa Sirekap dirancang berdasarkan pengalaman dan pengamatan pada proses pemilu sebelumnya. KPU telah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang cukup andal di TPS yang menjadi landasan pengembangan Sirekap.

“Sirekap ini lahir dari pengalaman kami dalam mengelola pemilu sebelumnya. Kami memiliki SDM yang andal di TPS, sehingga memungkinkan data hasil suara direkap secara cepat dan akurat.

Dengan adanya Sirekap, masyarakat kini dapat langsung mengakses hasil perhitungan sementara melalui situs resmi KPU,” ujar Bosar, Selasa (26/11).

Menurutnya, inovasi ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk memantau hasil perolehan suara tanpa harus menunggu rekapitulasi manual. Masyarakat dapat melihat grafik perhitungan suara, jumlah TPS yang sudah melaporkan data, hingga hasil sementara Pilkada 2024.

Sirekap dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Pilkada. Dengan sistem ini, publik dapat memverifikasi langsung proses perhitungan suara yang dilakukan secara digital. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu.

Selain itu, keberadaan Sirekap membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memantau jalannya demokrasi di wilayah masing-masing. Data yang disajikan melalui Sirekap bersifat real time dan dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja.

”Dengan Sirekap, kami ingin memastikan bahwa setiap suara masyarakat dihitung dengan akurat dan hasilnya dapat diakses dengan mudah. Transparansi ini penting untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” tambah Bosar.

KPU Kota Batam mendistribusikan logistik pemilkada untuk wilayah kota Batam, Kamis (21/11). Tampak seorang pekerja menurunkan lostik pilkada yang baru tiba di gudang PPK Kecamatan Batamkota . F Cecep Mulyana/Batam Pos

Kehadiran Sirekap membuktikan bahwa teknologi memainkan peran penting dalam pelaksanaan pemilu modern. Selain mempercepat proses perhitungan suara, teknologi ini juga meminimalkan potensi kesalahan manual yang sering terjadi dalam proses rekapitulasi suara.

”Walaupun Sirekap memberikan hasil yang cepat, proses rekapitulasi manual tetap akan dilakukan untuk memastikan akurasi dan validitas data,” jelas Bosar.

Kota Batam sebagai salah satu daerah yang melaksanakan Pilkada 2024, juga akan memanfaatkan Sirekap dalam proses hitungan cepat. Dengan ratusan TPS yang tersebar di berbagai kecamatan, masya-rakat Batam dapat memantau hasil pemilu melalui grafik perhitungan suara, jumlah TPS yang sudah melaporkan data, hingga persentase suara yang masuk.

”Masyarakat dapat mengakses hasil perhitungan suara Pilkada 2024 melalui laman resmi KPU dengan langkah sederhana. Setelah membuka situs, pengguna hanya perlu memilih wilayah provinsi, kota, kabupaten, hingga kecamatan untuk melihat hasil sementara. Tampilan grafik yang informatif juga memudahkan masyarakat memahami perkembangan perolehan suara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pilkada serentak di Batam dan Provinsi Kepri dilaksanakan hari ini. Para calon kepala daerah yang bertarung telah menyiapkan diri untuk menunaikan hak pilih mereka.
Pemungutan suara di TPS yang telah ditentukan menjadi momen penting bagi calon-calon pemimpin daerah ini. Amsakar Achmad, calon Wali Kota Batam nomor urut 02, mengungkapkan bahwa ia bersama keluarga akan menyalurkan suaranya di TPS 18, yang terletak di Perumahan KDA, Klaster Cendrawasih Merak, Batam Center.

“Saya akan nyoblos di kawasan sini, di TPS 18. Jam 8.00 WIB sudah turun dari rumah,” ujarnya, Selasa (26/11).

Sementara itu, calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 01, Nyanyang Haris Pratamura, akan mencoblos di TPS 13, Patam, Tiban, Sekupang. Dia yang maju bersama calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad, berencana datang ke TPS sekitar pukul 08.00 WIB untuk menggunakan hak suaranya.

“Saya nyoblos di TPS 13, Tiban, jam 8 pagi,” katanya.

Hardi Selamat Hood, calon Wakil Wali Kota Batam nomor urut 01, menyebut bahwa ia akan memberikan suaranya di TPS 18, Baloi Permai. Hardi berencana mencoblos sekitar pukul 10.00 WIB.

”Di TPS 18, Baloi Permai, persisnya di fasum RT 01,” katanya.

Adapun calon Wali Kota Batam nomor urut 01, Nuryanto, akan mencoblos di TPS 25, Baloi Indah, Lubukbaja. Hal itu disampaikan Ketua KPU Batam, Mawardi.

”Cak Nur (Nuryanto) nyoblos di TPS 25, Baloi Indah,” ujar Mawardi.
Sementara itu, calon Gubernur Kepri nomor urut 02, Muhammad Rudi, kemung-kinan akan mencoblos di Perumahan Rosedale, Batam. Lokasi TPS Rudi tetap sama seperti pada Pilpres 2019 lalu.

”Lokasinya (TPS) sama, namun dengan nomor TPS yang berbeda. Kami akan cek lagi persisnya TPS nomor berapa,” katanya.

Terpisah, Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah, mengimbau masyarakat Kepri untuk menyukseskan Pilkada 2024. Ia meminta masyarakat berpartisipasi aktif dalam pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu (27/11).

“Pada esok hari (hari ini), saya mengimbau seluruh masyarakat Kepri untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pemungutan suara,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masya-rakat untuk menjaga kondusivitas bersama TNI dan Polri, serta menghindari hal-hal yang melanggar pemilu, seperti politik uang.

“Agar Kepri tetap aman, damai, dan kondusif. Hindari hal-hal yang dilarang, agar pesta demokrasi ini bisa berlangsung jujur dan adil,” katanya.

Yan turut berpesan kepada personelnya untuk melakukan pengamanan secara maksimal bersama TNI dan pemangku kepentingan lainnya.

“Semoga ini menjadi cita-cita kita bersama dan terwujud karena kebersamaan yang selalu kita jaga,” ungkapnya.

Selain pengamanan, Yan menyebut pihaknya turut meningkatkan patroli siber selama tahapan Pilkada. Ia mengaku menemukan beberapa pelanggaran dan telah melaporkannya ke Bawaslu.

“Kami hanya menyampaikan informasi saja. Prosesnya bukan di Polda Kepri, tetapi pintu masuknya di Bawaslu,” tuturnya.

Sementara itu, sebanyak 528 personel Polresta Barelang sudah dikerahkan untuk pengamanan Tempat Pemu-ngutan Suara (TPS). Personel ini tersebar ke 1.821 TPS di 64 kelurahan, termasuk di pulau-pulau sekitar.

Kabagops Polresta Barelang, Kompol Z.A.C Tamba menga-takan dari seluruh personel tersebut, 84 di antaranya ditempatkan di pulau-pulau. “Untuk di pulau, personel pengamanan sudah diberangkatkan kemarin setelah apel,” ujarnya, Selasa (26/11).

Tamba menjelaskan 84 personel tersebut mengamankan 42 TPS di pulau. Kemudian 6 personel melakukan pengamanan di 3 TPS yang berada di Rutan dan Lapas.

“Sehingga total TPS yang sangat rawan itu ada 45 TPS. Masing-masing TPS ini ditempati dua orang personel,” katanya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, menekankan beberapa poin kepada personel yang melakukan pengamanan TPS. Seperti personel dilarang memasuki area TPS kecuali atas permintaan petugas KPPS.

Kemudian anggota Polri dilarang mempengaruhi masyarakat dalam memberikan hak suara atau terlibat politik praktis. “Anggota dilarang menggunakan kewenangan yang dapat menguntungkan atau merugikan pasangan calon tertentu dan yang bertugas dilarang membawa senjata api atau senjata tajam,” katanya

Ia juga meminta personelnya yang melakukan pengamanan untuk tetap berada di TPS hingga surat dan kotak suara tiba di gudang PPK. Serta melaporkan kepada pengawas jika ada kejadian menonjol.

“Netralitas dan profesionalitas dalam tugas adalah kunci untuk memastikan pelaksanaan Pilkada yang aman dan berkualitas. Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, memberikan kontribusi positif, dan menjaga kondusivitas proses demokrasi di Kota Batam,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra, Arjuna, Yofi Yuhendri

UPDATE