Minggu, 25 Januari 2026

Sempat Dilaporkan Hilang, Guru SMPN 63 Batam Ditemukan Selamat di Tanjungpinang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi.

batampos – Misteri hilangnya Sari Hardiani, guru Bahasa Inggris SMPN 63 Batam, akhirnya terungkap. Dua hari tidak pulang dan dilaporkan hilang oleh keluarganya, Sari ditemukan dalam keadaan selamat di Tanjungpinang, Senin (8/9) pagi.

Kapolsek Sekupang Kompol Hipal Tua Sirait melalui Kanit Reskrim Ipda Riyanto membenarkan kabar tersebut. “Suaminya sudah bertemu dengan istrinya di Tanjungpinang. Sore ini mereka dijadwalkan tiba di Batam,” ujar Riyanto.

Polisi memastikan akan meminta keterangan Sari setelah kembali ke Batam. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui alasan korban pergi tanpa kabar. “Untuk mendalami motif akan kami lakukan pemeriksaan nanti sore,” tambahnya.

Baca Juga: Tak Ada Kabar Sejak Berangkat Mengajar ke Bengkong, Warga Tiban Dilaporkan Hilang, Posisi Terakhir di Halte Tiban 3

Laporan hilangnya Sari pertama kali masuk ke Polsek Sekupang pada Sabtu (6/9) dini hari. Awalnya hanya berupa pengaduan, namun kemudian ditingkatkan menjadi laporan resmi.

Suami korban, Ghazie, panik setelah istrinya tidak kunjung tiba di sekolah sejak pagi. Ia terakhir kali melihat Sari berangkat pukul 06.55 WIB, menggunakan ojek online Maxim dari rumah menuju Halte Tiban 3. Biasanya, Sari melanjutkan perjalanan dengan bus menuju sekolahnya di Tanjung Buntung, Bengkong.

Namun hingga sore, kabar keberadaan Sari tidak jelas. Ghazie berupaya melacak lewat berbagai cara, mulai dari fitur find my device, email, Google Maps, informasi kecelakaan, IGD rumah sakit, hingga riwayat BPJS. “HP tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Sampai siang belum ada kabar,” kata Ghazie.

Informasi hilangnya Sari pun viral di media sosial, lengkap dengan ciri-ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakan. Warga ikut membantu menyebarkan informasi.

Senin pagi, keberadaan Sari akhirnya terlacak di Tanjungpinang. Ia segera dijemput oleh suaminya dan keluarga. Polisi menyebut pemeriksaan akan dilakukan terhadap Sari maupun keluarganya untuk mengungkap motif di balik kepergiannya.

“Kita akan periksa setelah sampai Batam,” tutup Ipda Riyanto. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update