
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah instansi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat seperti kesehatan, transportasi, keamanan, hingga penanggulangan bencana tetap disiagakan melalui sistem tim dan jadwal kerja bergilir.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta seluruh kepala daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama perayaan Idulfitri.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pengaturan jadwal kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di sektor pelayanan publik sudah disiapkan.
Menurutnya, instansi seperti Dinas Perhubungan, RSUD, puskesmas, Satpol PP, hingga pemadam kebakaran tetap menjalankan operasional meskipun sebagian ASN menjalani cuti bersama Lebaran.
“Untuk layanan publik seperti Dishub, rumah sakit, dan Satpol PP tetap berjalan. Kami sudah menyiapkan tim yang ditugaskan selama Operasi Ketupat,” kata Rudi kepada Batam Pos, Selasa (10/3) siang.
Ia menjelaskan, pengaturan personel dilakukan dengan memprioritaskan ASN yang tidak merayakan Idulfitri untuk tetap bertugas selama masa libur. Namun jika jumlah personel masih belum mencukupi, maka ASN yang merayakan Lebaran juga akan dijadwalkan secara bergilir.
“Diprioritaskan bagi ASN yang tidak beragama Islam. Tapi kalau masih kurang, ASN Muslim juga akan bertugas dengan sistem bergantian,” ujarnya.
Rudi menambahkan, sistem kerja tersebut diterapkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Setiap instansi telah menyiapkan mekanisme pergantian jadwal serta pengawasan terhadap kedisiplinan petugas yang bertugas di lapangan.
“Walaupun ada cuti bersama, tetap ada sistem giliran. Yang penting tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Pemko Batam juga akan berkoordinasi dengan kepolisian yang membentuk Satgas Operasi Ketupat untuk mengamankan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.
Beberapa instansi akan tergabung dalam tim tersebut, termasuk tenaga kesehatan, petugas perhubungan, Satpol PP, serta pemadam kebakaran.
“Kita bagi beberapa tim. Ada tim kesehatan, tim dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, termasuk juga pemadam kebakaran,” kata Rudi.
Tim tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan normal selama periode libur panjang.
Dengan pengaturan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal meskipun sebagian aparatur menjalani cuti bersama Lebaran.(*)



