Jumat, 27 Maret 2026

PLN Batam Komitmen Kelistrikan Andal Dukung Investasi, Kolaborasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo menerima penghargaan dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam acara Batam Investment Collaboration Appreciation 2026. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – PT PLN Batam menegaskan komitmennya dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan investasi di Batam.

Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang Batam Investment Collaboration Appreciation 2026 yang digelar oleh BP Batam di Ballroom Grand Mercure Batam Centre, Minggu (16/3/2026).

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan bahwa ketersediaan energi listrik yang stabil menjadi fondasi utama terciptanya iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

“Ketersediaan energi listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. PLN Batam berkomitmen meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta memperkuat sinergi dengan BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung pertumbuhan ekonomi Batam,” ujarnya.

Menurutnya, PLN Batam terus melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan sekaligus menghadirkan inovasi layanan guna memastikan kebutuhan energi sektor industri dan masyarakat terpenuhi secara optimal.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada investor sekaligus meningkatkan daya saing Batam di tingkat nasional maupun global.

Sementara itu, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa kemajuan Batam tidak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif serta mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Sepanjang 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen secara tahunan (year on year) dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp253,6 triliun.

Pertumbuhan tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang ditandai dengan penurunan angka kemiskinan dari 4,8 persen menjadi 3,8 persen serta menurunnya tingkat pengangguran.

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menambahkan realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau 118 persen dari target Rp60 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kepercayaan yang terus terjaga antara pemerintah dan pelaku usaha.

Dalam kegiatan itu, BP Batam turut memberikan apresiasi kepada berbagai institusi lintas sektor yang berperan mendukung pertumbuhan investasi, termasuk instansi pelayanan publik dan mitra strategis pemerintah.

Ke depan, Batam dinilai tetap memiliki prospek cerah sebagai kawasan investasi unggulan meski menghadapi tantangan global seperti dinamika geopolitik hingga kenaikan biaya energi dan logistik.

Kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan penyedia layanan publik seperti PLN Batam diyakini menjadi kunci menjaga stabilitas investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

UPDATE