
batampos – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Batam menggelar kegiatan halal bihalal bertajuk One Fest Minang di kawasan One Batam Mall. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (2/4) hingga Minggu (5/4), dan dipusatkan di area parkir mall tersebut.
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca Lebaran, kegiatan ini juga diramaikan bazar UMKM se-Kota Batam serta penampilan artis Minang ternama. Ratu Sikumbang tampil menghibur pengunjung pada Sabtu malam, disusul Denis Mestro pada Minggu.
Ketua DPD IKM Kota Batam, Haji Yunasril, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pengurus, anggota, dan keluarga besar IKM. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari halal bihalal menjelang pelantikan kepengurusan yang hingga kini masih dalam tahap persiapan.
“Anggap saja ini halal bihalal pra pelantikan sekaligus silaturahmi usai Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan IKM di Batam cukup luas, mulai dari tingkat kecamatan hingga ranting. Bahkan, komunitas pekerja di kawasan industri seperti Muka Kuning juga telah membentuk kelompok IKM sendiri.
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menyatukan seluruh elemen masyarakat Minang di Batam, khususnya yang telah tergabung dalam organisasi di tingkat bawah.
“Tujuan kami jelas, untuk mempersatukan IKM,” tegasnya.
Ke depan, IKM diharapkan tidak hanya berperan sebagai organisasi sosial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi perantau Minang, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ilyas Karta, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin.
“Harapan kita tentu tidak berhenti sampai di sini,” katanya.
Ia menegaskan, pelibatan UMKM akan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan IKM ke depan. Menurutnya, bazar tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Setiap kegiatan IKM ke depan harus ada bazarnya. Dengan begitu, roda perekonomian bisa terus bergerak,” ujarnya.
Keterlibatan UMKM dari berbagai wilayah di Batam dalam kegiatan ini dinilai menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara organisasi sosial dan pelaku usaha.
Ke depan, IKM berharap berbagai program yang dijalankan mampu mendorong masyarakat Minang di Batam semakin kompak dan mandiri secara ekonomi.
“Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi warga Minang di Batam yang menganggur,” tutupnya. (*)



