
batampos – Keluhan warga terhadap maraknya kenakalan remaja mencuat dalam kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas yang digelar Polresta Barelang di Pujasera Perumahan Orchid, Kelurahan Taman Baloi, Batam Kota, Jumat (24/4). Dalam forum itu, warga menyampaikan keresahan terhadap aktivitas remaja yang kerap berkumpul hingga larut malam di lingkungan perumahan.
Warga menilai kenakalan remaja tersebut mulai mengganggu ketenangan masyarakat. Selain menimbulkan kebisingan, para remaja juga disebut sering mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan di jalan perumahan sehingga membahayakan penghuni lain.
Salah seorang warga, Rina, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. “Hampir setiap malam mereka berkumpul sampai tengah malam, suara motor sangat mengganggu dan kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Warga berharap aparat kepolisian lebih sering melakukan patroli malam agar para remaja tidak lagi menjadikan kawasan perumahan sebagai tempat berkumpul. Ia menilai kehadiran polisi penting untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.
Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal mengatakan Jumat Curhat menjadi sarana masyarakat menyampaikan persoalan keamanan secara langsung kepada kepolisian. Menurutnya, setiap keluhan warga akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah permukiman yang rawan gangguan kamtibmas. “Masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa penanganan kenakalan remaja memerlukan peran bersama antara orang tua, lingkungan, dan aparat keamanan. Polisi, kata dia, akan memperkuat pembinaan agar generasi muda tidak terjerumus pada pergaulan negatif.
Selain itu, warga diminta segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan gangguan keamanan di lingkungan. Dengan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian, warga berharap persoalan kenakalan remaja di kawasan perumahan dapat segera diatasi.(*)

