Kamis, 30 April 2026

Bank Sumut Gandeng Pemko Batam, Optimalkan Pajak dan Dorong UMKM

Berita Terkait

Direktur Bank Sumut, Heru Hermansyah, dan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menandatangani MoU untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk pembayaran PBB dan pajak daerah lainnya. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Bank Sumut resmi menempati kantor barunya di kawasan Batam Center, Senin (27/4). Relokasi dari Nagoya ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan sekaligus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Peresmian kantor yang berlokasi di Komplek Ruko Raflesia Business Centre tersebut turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Sumut dan Pemerintah Kota Batam.

Direktur Bank Sumut, Heru Hermansyah, mengatakan pemindahan kantor dilakukan untuk mendekatkan layanan kepada pusat pemerintahan dan aktivitas bisnis yang terus berkembang di Batam Center.

“Hari ini kami meresmikan relokasi kantor dari Nagoya ke Batam Center. Kami juga menandatangani MoU dengan Pemko Batam untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk pembayaran PBB dan pajak daerah lainnya,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Bank Sumut akan memperkuat pengelolaan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak dan retribusi. Selain itu, bank daerah ini juga tengah mengembangkan sistem digitalisasi pembayaran pajak berbasis QR code yang memungkinkan pemisahan otomatis antara pembayaran dan pajak, guna meningkatkan transparansi dan efisiensi.

Tak hanya fokus pada layanan keuangan, Bank Sumut juga menunjukkan kontribusi terhadap fasilitas publik dengan menghadirkan Halte Raflesia Bank Sumut di sekitar lokasi kantor.

Di sisi lain, komitmen terhadap pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap menjadi perhatian. Bank Sumut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon pinjaman awal hingga Rp50 juta untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.

Heru menegaskan, pihaknya ingin menjadi mitra strategis yang mampu menjembatani kebutuhan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kami tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga ingin berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ekonomi Kota Batam, termasuk melalui penguatan layanan digital,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kehadiran Bank Sumut di Batam Center. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren positif.

“Batam adalah negerinya investasi. Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 6,76 persen pada 2025, melampaui rata-rata nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, status Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) menjadi daya tarik utama bagi investor, didukung berbagai insentif seperti pembebasan bea masuk, PPN, dan PPNBM.

Realisasi investasi di Batam juga tercatat melampaui target. Dari target Rp60 triliun, capaian investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen pada 2026. Sementara pada kuartal I 2026, nilai investasi telah menembus Rp17,5 triliun.

Amsakar berharap kehadiran Bank Sumut dapat memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha di Batam serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih dinamis.

“Semoga Bank Sumut bisa memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan investasi di Batam,” tutupnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Sumut juga menyalurkan bantuan sosial berupa 10 tas sekolah dan pembukaan 10 rekening Tabungan SimPel bagi siswa SD dan SMP Sekolah Advent. (*)

ReporterYashinta

UPDATE