
batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Selasa (12/5) siang, menyebabkan ruas Jalan R Suprapto, Batuaji, terendam banjir. Genangan air yang terjadi di sekitar SPBU Simpang Basecamp sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total.
Air yang menggenangi badan jalan terlihat cukup tinggi hingga menutup hampir seluruh ruas jalan. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melaju sangat pelan untuk menghindari mogok saat menerobos banjir. Bahkan beberapa pengendara memilih berhenti di pinggir jalan sambil menunggu air surut.
Kondisi terparah terjadi saat hujan masih turun deras. Arus lalu lintas dari arah Batuaji menuju Sekupang maupun sebaliknya sempat terhenti karena kendaraan tidak dapat melintas secara normal. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan di kedua jalur.
Baca Juga: Pembangunan Pagar DPRD Batam Dimulai, Anggarannya Rp2,35 Miliar
Setelah hujan mulai reda, kendaraan perlahan kembali bergerak meski harus antre dan melintas secara bergantian. Namun genangan air masih terlihat memenuhi badan jalan lantaran aliran air menuju drainase di sekitar lokasi tidak berjalan lancar.
Warga menilai banjir di kawasan Simpang Basecamp bukan lagi persoalan baru. Hampir setiap kali hujan deras turun, ruas jalan tersebut disebut selalu terendam hingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
“Kalau hujan deras sedikit saja sudah pasti banjir. Air lama surut karena parit seperti tidak berfungsi,” ujar Rahman, salah seorang warga Batuaji yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Baca Juga: Revitalisasi 107 Sekolah di Kepri, Kemendikdasmen Kucurkan Rp97 Miliar
Keluhan serupa disampaikan Ramli, warga lainnya yang berharap pemerintah segera melakukan penanganan serius terhadap persoalan drainase di kawasan Batuaji. Menurut dia, bukan hanya jalan utama yang terdampak, tetapi juga sejumlah permukiman warga ikut terendam saat hujan berintensitas tinggi.
Warga berharap ada perhatian dan langkah konkret dari instansi terkait untuk memperbaiki sistem drainase agar banjir tidak terus berulang. Mereka khawatir jika kondisi itu dibiarkan, genangan akan semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun aktivitas masyarakat sekitar. (*)

