
batampos –Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam memberikan pelatihan khusus kepada personel Yonif 136 Tuah Sakti (TS) terkait pengoperasian mobil dan peralatan pemadam kebakaran, Jumat (22/5). Pelatihan tersebut digelar menyusul bantuan satu unit armada damkar dari Kementerian Pertahanan untuk Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti.
Kegiatan pelatihan dipimpin langsung Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Batam, Hendriana Gustini, didampingi Kepala Bidang Pencegahan Muhammad Hafiz. Materi yang diberikan meliputi teknik penggunaan armada, pengoperasian alat pemadam, hingga prosedur penanganan kebakaran di lapangan.
Hendriana Gustini mengatakan, pelatihan dilakukan atas permintaan pihak Yonif 136 TS agar personel mereka memahami tata cara penggunaan armada damkar secara benar dan aman. Menurutnya, kemampuan tersebut penting agar kendaraan bantuan dapat digunakan secara maksimal saat dibutuhkan.
“Yonif 136 mendapatkan bantuan mobil damkar dari Kementerian Pertahanan, sehingga mereka meminta pelatihan kepada kami untuk mengoperasikan armada dan alat pemadam kebakaran,” ujar Hendriana.
Dalam pelatihan itu, personel Yonif juga diberikan pemahaman mengenai standar keselamatan saat melakukan penanganan kebakaran. Selain teori, peserta turut menjalani praktik langsung penggunaan selang, pompa air, dan teknik pemadaman api.
Hendriana menilai, pelatihan semacam ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi situasi darurat. Kehadiran armada damkar di lingkungan Yonif 136 TS juga diyakini dapat membantu memperkuat penanganan kebakaran di Batam.
“Dengan adanya armada damkar di Yonif ini, ke depan bisa membantu kami di lapangan dalam melayani masyarakat. Kolaborasi ini sangat diperlukan untuk peningkatan kualitas pelayanan,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara Dinas Damkar dan unsur TNI menjadi langkah positif dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan. Kerja sama lintas instansi dinilai mampu mempercepat respons saat terjadi keadaan darurat.
Sebagai bagian dari pemerintah daerah, lanjut Hendriana, pihaknya juga mendukung program pemerintah pusat, termasuk bantuan armada damkar dari Kementerian Pertahanan kepada satuan TNI. Diharapkan, pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan personel Yonif 136 TS sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat Batam.(*)



