
batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengajak seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Kepulauan Riau untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondusivitas dinilai menjadi modal utama bagi Kepri untuk mempertahankan kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
Pesan itu disampaikan Djamari saat bersilaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, hingga organisasi kepemudaan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (3/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala BP Batam ex officio Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam ex officio Li Claudia Chandra, Wakapolda Kepri beserta pejabat utama Polda Kepri, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala daerah, rektor perguruan tinggi, forum mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.
Djamari menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari angka investasi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Keamanan yang terjaga akan meningkatkan kepercayaan investor, menggerakkan sektor pariwisata, perdagangan, dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga wilayah perbatasan.
“Semua pihak diminta mewaspadai penyebaran disinformasi serta mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” sebutnya.
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan, kunjungan Menko Polkam menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh unsur di Kepri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Beliau bersilaturahmi dengan Forkopimda, pemerintah daerah, pimpinan instansi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan. Intinya memberikan arahan kepada kita semua agar terus menjaga kondusivitas di Kepulauan Riau,” kata Asep.
Menurut Asep, Menko Polkam mengingatkan bahwa Kepri merupakan salah satu daerah tujuan investasi sekaligus destinasi wisata nasional yang membutuhkan situasi keamanan yang stabil. Karena itu, seluruh pihak diminta mengesampingkan ego sektoral dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Beliau menekankan jangan ada ego sektoral. Semua harus berkolaborasi bersama masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban. Salah satu alasan investor datang adalah karena adanya jaminan keamanan,” ujarnya.
Asep menambahkan, Menko Polkam juga mengingatkan bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti apabila tidak membawa manfaat bagi masyarakat.
“Setinggi apa pun pertumbuhan ekonomi, kalau masyarakat tidak merasakan dampaknya, itu tidak ada artinya. Karena itu pembangunan harus melibatkan masyarakat dan bermuara pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau hingga saat ini tetap aman dan kondusif. Kondisi itu merupakan hasil sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama kejahatan lintas negara seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan, dan berbagai bentuk kejahatan transnasional lainnya yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Rangkaian kunjungan kerja Menko Polkam ditutup dengan dialog bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.(*)

