Jumat, 10 Juli 2026

Kepri Jadi Percontohan Nasional, Serapan Kuota Haji 2026 Tertinggi di Indonesia

Berita Terkait

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Riau menerima penghargaan sebagai Provinsi dengan Serapan Kuota Haji Tertinggi pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. F. istimewa

batampos – Provinsi Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kepri dinobatkan sebagai provinsi dengan serapan kuota haji tertinggi pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, pada malam puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafi’i, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan koordinasi seluruh jajaran Kemenhaj di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dalam memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan tepat waktu.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah di Kepri. Mulai dari penyelesaian administrasi, kelengkapan dokumen, hingga proses pemberangkatan jamaah dapat diselesaikan dengan baik sehingga serapan kuota haji Kepri menjadi yang tertinggi,” ujarnya, Jumat (10/7).

Syafi’i menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala bagian, kepala bidang, serta Kepala Kemenhaj kabupaten dan kota se-Kepri yang dinilainya bekerja secara solid selama proses penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon jamaah haji.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran yang telah bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan penyelenggaraan haji. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan pelayanan yang semakin baik,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi.

“Kami berharap penghargaan ini bisa kembali diraih tahun depan. Tentunya dengan semangat memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan adaptif sebagaimana menjadi motto Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada daerah yang mampu menunjukkan dedikasi, integritas, serta kolaborasi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan haji tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi agar seluruh jajaran terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji Indonesia pada musim haji berikutnya,” kata Irfan.

Selain Kepulauan Riau, penghargaan serupa juga diberikan kepada Provinsi Bengkulu, Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.(*)

UPDATE